Luar Negeri

Iran Keluarkan Surat Perintah Penangkapan Donald Trump, Minta Bantuan Interpol

Iran telah mengeluarkan surat perintah penangkapan dan meminta Interpol membantu menahan Presiden AS Donald Trump.

JOSHUA ROBERTS/REUTERS
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump berjalan keluar dari Marine One, saat kembali ke Gedung Putih untuk berpidato di Conservative Political Action Conference, Sabtu (29/2/2020). (JOSHUA ROBERTS/REUTERS) 

Dia mengatakan Presiden AS dan lainnya terbukti melakukan pembunuhan dan terorisme, lapor kantor berita Iran, IRNA.

Dilansir AFP, Senin (29/6/2020), Alqasimehr tidak mengidentifikasi orang lain selain Trump.

Tetapi menekankan Iran akan terus mengejar penuntutannya, bahkan setelah kepresidenannya berakhir.

Interpol, yang berbasis di Lyon, Prancis, tidak segera menanggapi permintaan komentar.

Alqasimehr mengatakan Iran telah membuat "pemberitahuan merah" untuk Trump dan lainnya.

Dia mewakili permintaan pemerintah atas penangkapan tingkat tertinggi yang dikeluarkan oleh Interpol.

Pemerintah akhirnya melakukan penangkapan atas nama negara yang memintanya.

Pemberitahuan tidak dapat memaksa negara untuk menangkap atau mengekstradisi tersangka.

Tetapi dapat menempatkan pemimpin pemerintah di tempat dan membatasi perjalanan tersangka.

Setelah menerima permintaan, Interpol bertemu dengan komite.

Halaman
123
Editor: M Nur Pakar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved