Belajar Tatap Muka

Belajar Tatap Muka Siswa Madrasah di Pidie Dimulai 13 Juli, Protokoler Kesehatan jadi Prioritas

Namun, protokoler kesehatan pada PBM tatap muka menjadi prioritas yang harus dijalankan siswa.

www.serambitv.com
SD Negeri 1 Banda Sakti Lhokseumawe telah menjalankan program rutin berupa pengajian selama 10 menit setiap pagi, sebelum proses belajar mengajar dimulai, Rabu (17/6/2020). 

Laporan Muhammad Nazar I Pidie

SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Proses belajar mengajar (PBM) di madrasah di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag) Pidie akan dimulai pada 13 Juli 2020.

PBM tatap muka dilakukan dalam menyambut fase new normal.

Namun, protokoler kesehatan pada PBM tatap muka menjadi prioritas yang harus dijalankan siswa.

"Semua tingkatan madarasah, mulai dari RA/TK, MI, MTs dan MA akan memulai PBM pada 13 Juli," kata Kepala Kantor (Kakankemenag) Pidie, Selasa (30/6/2020).

Ia menyebutkan, dalam masa PBM tersebut, semua murid atau siswa harus mengikuti protokoler kesehatan.

Mulai dari cuci tangan, pakai masker dan sistem duduk akan diatur nantinya.

"Kami juga akan duduk dengan Dinas Pendidikan Pidie, Selasa (30/6/2020), untuk membahas tata cara PBM yang diterapkan di madrasah/sekolah," jelasnya.

Tak hanya itu, sebut Fadli, Kemenag Pidie akan menggelar rapat dengan semua kepala madrasah, terkait dimulainya PBM tatap muka.

Jenazah Husni Bahri TOB Diterbangkan ke Aceh Sore Ini Naik Pesawat Carteran

Bupati Nagan Raya Resmikan TMMD Ke-108, Buka Akses Jalan 1 Kilometer

Bernyanyi dengan Nada Tinggi, Wanita Ini Hampir Meninggal karena Pembuluh Darahnya Pecah

Setelah itu, kepala madrasah akan menggelar rapat dengan wali murid, terkait akan dimulainya PBM tatap muka.

Menurutnya, masalah PBM juga akan dibahas kembali Kemenag bersama Forkopimda Pidie, Jumat (3/7/2020), di oprom bupati setempat.

"Kalau kita perhatikan jumlah pasien yang positif terinfeksi Covid-19 belum adanya di Pidie, sehingga PBM tatap muka sudah bisa dilaksanakan. Tapi, protokoler kesehatan harus tetap dijalakan untuk memutuskan virus Corona," jelasnya.(*)

Penulis: Muhammad Nazar
Editor: Ansari Hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved