Breaking News:

Viral Medsos

Pilu, Anak Menyusul Meninggal Dunia Satu Jam Setelah Jadi Orang Pertama Turun ke Liang Lahat Ibunya

Sebatang cangkul yang pernah dibeli adiknya ternyata sebagai tanda untuk mengubur dua orang yang sangat dicintainya, yakni ibu dan abang sulungnya.

Facebook Mohd Shari Saidin
Abang sulung Mohd Shari yaitu Shuhaimi (berbaju Melayu biru) merupakan orang pertama yang turun ke liang lahat sewaktu pengkebumian ibu mereka, sebelum meninggal dunia kira-kira sejam kemudian. 

"Hari kedua saya di rumah sakit, jam 4 sore, saudara tertua kami Shuhaimi Saidin tiba dari darerah Manjung dan terus mengunjungi ibu di rumah sakit.

"Abang datang bersama istri dan 4 anaknya, sementara putra sulungnya berada di Kuala Kangsar, tak sempat untuk abang jemput," tulis pria berusia 33 tahun itu di akun Facebooknya.

Menurut Mohd Shari, meskipun semangat ibunya menunjukkan tanda-tanda pulih setelah tiga hari perawatan, dia masih tidak diizinkan kembali karena sang ibu perlu penanganan lanjutan oleh dokter setelah pembacaan detak jantung yang tidak normal.

"Pada hari keempat, Jumat, mak menghembuskan nafas terakhir di tempat tidur, sekitar jam 5.30 sore. Mak meninggalkan kami dalam sekejap. Tetangga sebelahku bahkan tidak tahu mak menghembuskan nafas terakhir di waktu mana.

10 Tahun Nikah Tak Kunjung Hamil, Wanita Ini Syok Ternyata Dirinya Laki-laki & Idap Kanker Testis

"Karena kagetnya kepergian ibuku, aku menjadi lemah dan harus diberi oksigen.

"Pada waktu itu, kakak laki-laki tertuaku telah menenangkanku, ditepuk-tepuknya belakangku dan agar saya kuat dan jangan menjadi lemah.

Tak sangka, rupanya itulah pertanda dia akan pergi menyusuli mak,” ujar juru teknisi komputer di sebuah sekolah menengah di kaki Bukit, Perlis, Malaysia itu.

hj
Abang sulung Mohd Shari yaitu shuhaimi (baju biru) adalah orang pertama yang turun ke liang lahat ketika pemakaman ibu mereka (Mohd Shari Saidin)

Mohd Shari mengatakan pada saat pemakaman ibunya pada Sabtu pagi, abang sulungnya itu adalah orang yang paling sibuk untuk memastikan semuanya berjalan lancar, bahkan menjadi yang pertama turun ke liang lahat.

"Pemakaman mak selesai pada jam 11:15 pagi. Ketika kami tiba di rumah untuk melepaskan lelah, tiba-tiba saudara lelaki yang duduk di depan kipas angin mengeluh sakit dada dan mata abu-abu, seolah-olah mau pingsan.

"Kami mencoba mencari pertolongan lebih awal ketika ambulan tiba. Pada saat itu tubuh kakakku udah kedinginan.

Viral Pria Alami Gangguan Jiwa Tinggal Bersama Kucing, Ternyata Sebelumnya Korban Bullying

Halaman
1234
Penulis: Firdha Ustin
Editor: Mursal Ismail
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved