Breaking News:

Salah Satu Aset Terbesar, Berapa Uang yang Dihasilkan Freepot, & Mengapa Indonesia Tak Kunjung Kaya?

Menurut Forbes, tambang tersebut mengalami ketidakstabilan harga global akibat eskalasi perang dagang AS-China.

tribunnews
Grasberg, Tambang emas Freeport di Papua 

Grasberg telah menyumbang sekitar 30% volume tembaga FCX.

Namun, memulai kembali produksi di Indonesia pada tahun 2021, dan melanjutkan pertumbuhan produksi di situs Amerika Utara dan Selatan, total pengiriman tembaga FCX diperkirakan akan meningkat menjadi 4,8 miliar pound (Rp84 triliun) pada tahun 2023.

Meski demikian, pada tahun ini gunung emas di Grasberg yang beroperasi sejak 1973 itu dikatakan akan berakhir masa tambangnya.

Konon katanya, kandungan tembaga dan emasnya sudah habis, meka PTFI beralih ke tambang bawah tanah.

Diduga Terlibat dalam Pembunuhan Soleimani, Iran Keluarkan Surat Perintah Penangkapan Donald Trump

Mobil Via Vallen Dibakar OTK, Geram Lihat Si Pembakar Terciduk CCTV

Menurut data Freeport tahun 2018, Freeport memproduksi 6.065 ton konsentrat per hari, Konsentrat adalah pasir olahan dari batuan tambang yang mengandung, tembaga, emas dan perak.

Dalam data Freeport setiap ton konsentrat 26.5% adalah tembaga, 39,34 gram emas, kemudian setiap ton konsetrat mengandung 70,37 gram perak.

Freeport saat ini memiliki tambang tembaga dan emas bawah tanah terbesar di dunia, yang terus dikembangkan.

Tambang bawah tanah ini bisa menghasilkan 3 juta ton konsentrat per tahun.

Meski punya kekayaan alam yang luar biasa besarnya, bahkan indonesia bisa saja memiliki status sebagai 'raja', Indonesia kesulitan memaksimalkan status 'raja' tersebut.

Kisah Gunung Tembaga di Papua, Insinyur Freeport: di Dalamnya Terkandung Perak dan Emas Langka!

Bahkan tidak jarang pihak-pihak dari luar negeri melakukan berbagai upaya untuk merebut kekayaan alam Indonesia, seperti yang dilakukan Amerika Serikat saat ingin merebut tambang emas di Papua.

Halaman
123
Editor: Amirullah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved