Berita Aceh Selatan

MPMT Terus Berkiprah Dalam Menangkal Aliran Sempalan di Kluet Raya

"Kami MPMT Kluet Raya terus melakukan penangkalan-penangkalan dalam menghambat ruang gerak aliran sempalan di Kluet Raya ini.

For Serambinews.com
Ketua MPMT Kluet Raya, Teungku Muhibbut Thibri 

 "Kami MPMT Kluet Raya terus melakukan penangkalan-penangkalan dalam menghambat ruang gerak aliran sempalan di Kluet Raya ini.

Laporan Taufik Zass | Aceh Selatan

SERAMBINEWS.COM, TAPAKTUAN - Majelis Pengajian dan Mubahatsah Teungku (MPMT) Kluet Raya terus berjuang dalam menangkal aliran diduga sesat.

Kegiatan mubahatsah ini terus digalakkan, supaya menghambat penyebaran aliran-aliran sempalan (menyimpang) di kawasan Kluet Raya, Kabupaten Aceh Selatan.

Ketua MPMT Kluet Raya, Teungku Muhibbut Thibri kepada wartawan, Selasa (30/06/2020) menjelaskan, MPMT Kluet Raya telah berdiri sejak Oktober 2016 lalu, banyak capaian dalam kegiatan-kegiatan mubahatsah yang telah diraih demi menghambat derasnya serangan-serangan aliran menyimpang di tengah umat khususnya Kluet Raya.

"Kami MPMT Kluet Raya terus melakukan penangkalan-penangkalan dalam menghambat ruang gerak aliran sempalan di Kluet Raya ini.

Alhamdulillah lewat forum ini kami dapat mendeteksi secara dini indikasi-indikasi adanya penyebaran aliran menyimpang itu di tengah masyarakat," ucap alumni MUDI Samalanga ini.

Pembukaan TMMD Kali Ini Berlangsung Sederhana, Ini Persoalannya

Masuk Sekolah 13 Juli, Madrasah di Bireuen Menunggu Surat Edaran Sistem Belajar Tatap Muka

Tingkatkan Ekonomi Rakyat, Bank Aceh Syariah Cabang Bener Meriah Salurkan CSR untuk Kelompok Tani

Tgk Muhibbut Thibri melanjutkan, MPMT Kluet Raya juga terus melakukan sosialisasi-sosialisasi kepada masyarakat tentang hal-hal amaliah yang belum jelas atau samar di tengah umat hingga menjadi nyata dan dapat difahami serta dilaksanakan umat.

"Banyak persoalan-persoalan agama yang masih bias atau menjadi polemik hingga perbedaan pendapat, kemudian melalui forum ini kita bahas bersama para teungku - teungku yang ada di dalam kawasan Kluet Raya, kami samakan persepsi dengan landasan toleran, untuk mendapatkan sebuah jalan keluar," ucap pimpinan Pondok Pesantren Himmatul Amal Gampong Pasie Kualaba'u ini.

Majelis ini mengajak masyarakat Kluet Raya untuk tidak mentolerir adanya pertumbuhan ajaran di luar aliran Ahlussunah wal jamaah yang dipelopori oleh abu Hasan Al- aAsy'ary dan Abu Manshur Al-maturidy serta bertasawuf dengan apa yang telah dibawa oleh imam Al-ghazaly dan imam Junaid Al-Baghdady, karena ini sesuai dengan Qanun Aceh No 8 Tahun 2015 tentang Pembinaan dan Perlindungan Aqidah.

Halaman
12
Penulis: Taufik Zass
Editor: Nur Nihayati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved