Minggu, 31 Mei 2026

Luar Negeri

Palestina Lockdown Lima Hari, Kasus Virus Corona Terus Meningkat

Palestina telah mengumumkan lockdown atau penguncian selama lima hari di Tepi Barat. Ha itu untuk menanggapi peningkatan besar kasus virus Corona

Tayang:
Editor: M Nur Pakar
AFP/ABBAS MOMANI
Pemuda Palestina melempar balik kaleng gas air mata ke arah pasukan keamanan Israel dalam demo menentang aneksasi oleh Yahudi di Ramallah, Tepi Barat, Rabu (1/7/2020). 

SERAMBINEWS.COM, JERUSALEM - Palestina telah mengumumkan lockdown atau penguncian selama lima hari di Tepi Barat.

Ha itu untuk menanggapi peningkatan besar kasus virus Corona dan kematian dalam beberapa hari terakhir ini.

Pemerintah Palestina, Rabu (1/7/2020) mengatakan penguncian akan mulai berlaku pada hari Jumat (3/7/2020).

Selama penguncian, orang-orang harus tetap berada di rumah.

Sebelumnya, penguncian total dua bulan di Palestina telah dicabut pada akhir Mei 2020.

Dalam dua minggu terakhir ini, otoritas kesehatan Palestina melaporkan lebih dari 1.700 kasus virus Corona.

Kasus virus ditemukan di Kota Hebron, Tepi Barat dan ratusan lainnya di Betlehem dan Nablus.

Tepi Barat yang diduduki memiliki total 3.045 kasus yang dikonfirmasi.

Termasuk 11 kematian sejak awal pandemi, menurut Kementerian Kesehatan Palestina.

Kasus Virus Corona Palestina Naik Dua Kali Lipat

Palestina Meradang, Zionis Abaikan Seruan Barat, Bersikeras Perluas Jajahan di Tepi Barat

Palestina Krisis Berat, Teriak Bantuan, Belum Ada Negara Arab yang Gubris

Seorang pemandu wisata di atas unta menunggu pengunjung yang akan berkeliling di Piramid Giza di luar Kairo, Mesir, Rabu (1/7/2020).
Seorang pemandu wisata di atas unta menunggu pengunjung yang akan berkeliling di Piramid Giza di luar Kairo, Mesir, Rabu (1/7/2020). (AFP/Khaled DESOUKI)

Dilansir AP, Rabu (1/7/2020), tetangga Palestina, Mesir, membuka kembali bandara, museum dan Giza Pyramids yang terkenal di Kairo.

Itu menjadi untuk pertama kalinya seusai tiga bulan lebih lockdown diberlakukan untuk mencegah penyebaran virus Corona.

Maskapai nasional, EgyptAir, mengatakan sekitar 2.000 penumpang meninggalkan bandara internasional Kairo dengan 14 penerbangan internasional pada hari pertama dibuka, Rabu (1/7/2020).

Dua penerbangan yang membawa lebih dari 350 wisatawan Ukraina mendarat di resor Laut Merah, Hurghada.

Termasuk resor utama dan tujuan pantai Sharm el Sheikh di bagian selatan Semenanjung Sinai.

Mostafa Waziri, Sekretaris Jenderal Dewan Tertinggi Purbakala, mengatakan sekitar dua lusin museum dan situs wisata juga menerima pengunjung.

Tetapi, harus tetap menjaga langkah-langkah pencegahan virus Corona.

Area yang dibuka termasuk museum, Piramida Giza dan Benteng Saladin di Kairo, bersama kuil kuno Karnak dan Hatshepsut yang terkenal di kota Luxor.

Pemerintah Mesir ingin menghidupkan kembali sektor pariwisata, yang telah menunjukkan pemulihan sebelum pandemi setelah bertahun-tahun tidak stabil.

Para calon penumpang pesawat memakai masker di bandara internasional Beirut, Lebanon, Rabu (1/7/2020).
Para calon penumpang pesawat memakai masker di bandara internasional Beirut, Lebanon, Rabu (1/7/2020). (AFP/ANWAR AMRO)

Negara Arab lainnya, Lebanon telah membuka bandara internasional pada Rabu (1/7/2020).

Setelah penutupan tiga bulan lebih sebagai bagian mencegah penyebaran virus Corona.

Bandara ini akan beroperasi denan kapasitas 10 persen pada awalnya, membawa sekitar 2.000 wisatawan setiap hari.

Penerbangan pertama yang tiba adalah Emirates dari Dubai.

Lainnya yang dijadwalkan dari Arab Saudi, Qatar, Kuwait, London dan Paris.

Lebanon sedang dilanda krisis ekonomi dan keuangan yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Pemerintah Lebanon berharap pembukaan kembali bandara akan membantu membawa mata uang keras untuk menopang perekonomian.

Wisatawan dari negara-negara yang tidak memberikan tes PCR sebelum naik akan diuji saat kedatangan di Lebanon.

Penumpang harus membayar untuk tes kedua atau 72 jam kemudian.

Tetapi, akan diminta untuk karantina jika dinyatakan positif virus Corona.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved