Breaking News:

Berita Aceh Barat

Bupati Ramli MS Paparkan Inovasi Aklamasi Dansa Kepada Tim Kementerian  

“Munculnya inovasi ini juga karena banyak yang mengadu kepada saya bahwa banyak calo untuk mengurus akta kematian dan kelahiran serta banyaknya...

Foto: Kominfo Aceh Barat
Bupati Aceh Barat, Ramli MS saat mengikuti presentasi dan wawancara dengan Tim Penilai Independen dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI, dalam rangka penilaian terkait Inovasi Aklamasi Dansa, Jumat (3/7/2020) yang dilaksanakan secara online atau daring di Ruang Rapat Bupati di Meulaboh.. 

“Munculnya inovasi ini juga karena banyak yang mengadu kepada saya bahwa banyak calo untuk mengurus akta kematian dan kelahiran serta banyaknya ketidaktahuan atau keterlambatan informasi terutama di Gampong yang berada di pelosok atau yang terisolir,” ujarnya.

Laporan Sa'dul bahri | Aceh Barat

SERAMBINEWS.COM, MEULABOH - Bupati Aceh Barat, Ramli MS mengikuti presentasi dan wawancara dengan Tim Penilai Independen dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia.

Hal tersebut dalam rangka penilaian terkait Inovasi Aklamasi Dansa atau Akta Kelahiran, dan Akta Kematian Terintegrasi Dana Desa guna memperoleh Top 45 Inovasi Pelayanan Publik Nasional yang dilaksanakan secara online atau dering di Ruang Rapat Bupati, Jumat (3/7/2020).

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Ramli MS didampingi Sekda, Asisten I, Asisten III, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Inspektur, dan pejabat terkait lainnya.

Sebagaimana diketahui, beberapa waktu lalu Inovasi Aklamasi Dansa atau Akta Kelahiran dan Kematian Terintegrasi Dana Desa dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Aceh Barat, telah ditetapkan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi menjadi Top 99 Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) 2020.

Sehingga berhak mengikuti kompetisi selanjutnya untuk masuk ke Top 45 inovasi pelayanan nasional.

“Lahirnya program inovasi tersebut berdasarkan rendahnya kepemilikan dokumen akta kelahiran, dan Akta kematian oleh masyarakat,” kara Bupati Ramli MS.

AS Gagalkan Aksesoris Kecantikan dari Rambut Manusia, Diduga dari Tahanan Uighur

Dikatakannya, keunikan program aklamasi dansa adalah masyarakat tidak perlu lagi datang ke Disdukcapil mengurus dokumen akta kelahiran dan kematian.

Melainkan adanya gerakan door to door dalam mengurus dokumen akta kelahiran dan kematian.

Halaman
12
Penulis: Sa'dul Bahri
Editor: Nurul Hayati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved