Breaking News:

Berita Internasional

Hanya Gara-gara Air, Mesir Murka dan Ingin Menggempur Ethiopia

Ethiopia rupanya sedang mengembangkan proyek untuk mengumpulkan air dari Sungai Nil

Editor: Ibrahim Aji
Intisari Online
Militer Mesir terkuat nomor 9 di dunia 

Proyek ini adalah proyek pembangkit listrik tenaga air terbesar di Afrika dan terbesar ke-7 di dunia.

Kapasitas PLTA maksimumnya adalah 6500 MW.

Saking geramnya Mesir, 29 Juni Mesir mengangkat masalah ini ke Dewan Keamanan PBB.

Pada pertemuan yang diadakan atas permintaan Mesir, para pihak terus mengekspresikan pandangan keras mereka.

Dalam pembelaannya, Duta Besar Ethiopia Taye Atske mengatakan bahwa Dewan Keamanan bukanlah badan untuk memberikan tekanan diplomatik.

Ethiopia melihat proyek bendungan ini untuk membantu negaranya menghapus kemiskinan.

Sebaliknya, bagi Mesir ini adalah masa depan yang gelap karena mereka akan kehilangan sumber air bagi seluruh warganya.

Menteri Luar Negeri Mesir, Sameh Shoukry mengatakan, satu-satunya sumber air untuk memberi makan lebih dari 100 juta orang Mesir dipertaruhkan.

Nurlena, Gadis Korban Kecelakaan dari Keluarga Miskin di Bireuen yang Harus Ganti Tempurung Kepala

Proyek bendungan pembangkit listrik tenaga air Ethiopia menimbulkan risiko vital bagi Mesir, bahkan ancaman terhadap keamanan dan kelangsungan hidup kawasan itu.

Nil Mesir bermuara di Laut Mediterania terutama dari Nil biru yang berasal dari Ethiopia.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved