Video
VIDEO - Tips Hindari Penipuan via WhatsApp, Jangan Klik Link Mencurigakan yang Dikirim Melalui SMS
Aksi kejahatan tersebut dilakukan pelaku dengan cara meretas aplikasi media sosial WhatsApp serta kontak korban.
Penulis: Cut Muhammad Habibi | Editor: Amirullah
Pelaku meminta korban untuk mengikuti petunjuk yang dikirimkan melalui pesan singkat (SMS).
Kemudian pelaku akan meminta korban untuk mengisi data diri, di antaranya mengisi nama dan nomor WhatsApp, lalu pelaku melakukan peretasan.
Saat WhatsApp diretas, kontak yang ada di ponsel korban juga dapat dilihat oleh pelaku.
Selain itu, meskipun telah diretas, korban masih bisa mengakses WhatsApp dan tidak melihat tanda-tanda adanya peretasan.
Sehingga pelaku dapat dengan mudah melancarkan aksinya tanpa diketahui korban.
Dari aksi penipuan tersebut, polisi menemukan aliran dana sekitar Rp 1,2 miliar yang tercatat di 250 buku rekening pelaku.
Editor: Samsul Idris