Luar Negeri

China Manfaatkan Pandemi Virus Corona, Tantang AS Sebagai Adikuasa, Klaim Wilayah Terus Meluas

Bentrokan sengit di Lembah Galwan pada 15 dan 16 Juni 2020, hanya awal dari kebringasan China. Bentrok di sepanjang Garis Kontrol Aktual (LAC)

AFP/Tauseef MUSTAFA
Jet tempur India terbang di atas Kota Leh, ibu kota persatuan Ladakh, India untuk melakukan patroli pergerakan tentara Tiongkok di kawasan itu, Jumat (26/6/2020). 

SERAMBINEWS.COM, NEW DELHI - Bentrokan sengit di Lembah Galwan pada 15 dan 16 Juni 2020, hanya awal dari kebringasan China.

Bentrok di sepanjang Garis Kontrol Aktual (LAC) di Ladakh telah menyebabkan 20 tentara India tewas.

Kematian di kedua belah pihak merupakan insiden paling serius yang melibatkan kedua militer sejak 1967.

Dilansit TimesNowNews, Kamis (9/7/2020), gelombang kejut dari ini akan terus bergema sepanjang masa.

Sederhananya, hubungan India-China tidak akan pernah sama lagi.

Selama dua dekade terakhir, hubungan itu ditandai dengan ketegangan perbatasan.

Tetapi kesediaan untuk tidak membiarkan situasi meningkat di LAC sudah tidak ada lagi.

China telah mengerahkan puluhan ribu tentara bersama peralatan tempur berat.

India juga tak kalah sengitnya, juga mengirim puluhan tentara bersama armada tempur darat dan udara.

Sudah jelas, Beijing tidak lagi tertarik untuk mengekang pasukannya di Lembah Galwan.

Halaman
1234
Editor: M Nur Pakar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved