Berita Nagan Raya

Disnakermobduk Aceh Surati Kemenkumham, Minta TKA Cina di PLTU Bermasalah Izin Kerja Segera Ditindak

Dinas Tenaga Kerja dan Mobilitas Penduduk (Disnakermobduk) Aceh telah menyurati Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Aceh...

SERAMBINEWS.COM/RIZWAN
Tim DPRA, Kemenkumham Aceh dan Disnakermobduk Aceh turun ke PLTU 3-4 di Nagan Raya, akhir Juni 2020. 

Laporan Rizwan | Nagan Raya

 

SERAMBINEWS.COM, SUKA MAKMUE – Dinas Tenaga Kerja dan Mobilitas Penduduk (Disnakermobduk) Aceh telah menyurati Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Aceh

Surat tersebut terkait 43 tenaga kerja asing (TKA) Cina di lokasi proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) 3-4 Nagan Raya yang bermasalah dengan izin kerja. Dalam surat Disnakermobduk Aceh tersebut meminta Kemenkumham mengambil tindakan sesuai aturan berlaku.

Informasi diperoleh Serambinewsmcom, Kamis (9/7/2020) menjelaskan, surat Disnakermobduk Aceh tertanggal 30 Juni 2020 ditujukan kepada Kepala kanwil Kemenkumham Aceh.

Surat tersebut diteken Kadisnakermobduk Aceh, Ir Iskandar Syukri MM MT.

Surat perihal tindak lanjut hasil pemeriksaan TKA di PLTU 3-4 di Nagan Raya berbunyi bahwa sebanyak 80 orang TKA bekerja di PLTU dan terdapat 43 orang TKA tidak memiliki izin penggunaan TKA atau telah berakhir izinnya.

Besok Sore, Pengungsi Rohingya di Lhokseumawe akan Direlokasi ke BLK

Shin Tae-yong Kirim Surat ke PSSI, Pastikan Segera Kembali ke Indonesia untuk Latih Timnas

Kapolres Gayo Lues Pilih Desa Ulun Tanoh Sebagai Desa Tangguh

Terkait hal itu, Disnakermobduk Aceh telah memerintahkan perusahaan melarang 43 TKA tersebut berada di lokasi kerja selama tidak memenuhi persyaratan.

“Agar meminta saudara menindaklanjuti pelanggaran tersebut sesuai ketentuan perundangan Keimigrasian,” kata Iskandar dalam surat turut ditembuskan ke Kementerian Tenaga Kerja di Jakarta serta Gubernur Aceh.

Halaman
123
Penulis: Rizwan
Editor: Jalimin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved