Luar Negeri
Pesta Pernikahan Jadi Hostpot Baru Penyebaran Virus Corona di India
Sebagian warga India tampaknya sudah mengabaikan protokol kesehatan. Padahal, pandemi virus Corona terus meroket di India seusai lockdown dicabut
Dr Indranil Bhaduri, seorang ahli bedah ortopedi senior di Rumah Sakit Utama Tata, menyerukan larangan pesta perkawinan.
Dia beralasan para tamu tidak mematuhi berbagai langkah pencegahan dan dapat menyebabkan penyebaran infeksi secara massal.
"Pemerintah distrik dan negara bagian harus menangani masalah seperti itu dengan ketat," harap Bhaduri.
Sementara, Polisi Odisha telah menangkap lima orang termasuk pengantin pria.
Mereka dinilai lalai dengan pedoman COVID-19 selama prosesi pernikahannya di Berhampur.
"Sebuah kasus telah terdaftar karena melanggar pedoman COVID-19 dalam pesta perkawinan dengan 50 tamu lebih di lokasi hotel."
"Mereka mengabaikan masker dan jarak sosial " kata DIG Central Zone, Satyabrata Bhoi.
Insiden itu terjadi pada 2 Juli.
"Kasus ini telah didaftarkan dan dua kendaraan dalam prosesi telah disita, serta orang-orang yang ditangkap akan diajukan ke pengadilan, "tambahnya.
Pejabat Distrik telah menyegel hotel karena melanggar norma COVID-19.
Menyusul insiden itu, Kepala Menteri tweeted:
"Odisha berada dalam fase penting dalam perang melawan COVID-19.
"Oleh karena itu, sangat penting kita semua mematuhi pedoman dan peraturan dari Pemerintah Negara Bagian untuk mencegah penyebaran COVID-19."
"Pelanggaran terhadap hal yang sama akan mendapat hukuman kuat.
Dalam insiden yang mengejutkan, seorang pakat perangkat lunak berusia 30 tahun meninggal dunia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/pesta-pernikahan-di-india.jpg)