Luar Negeri
Pesta Pernikahan Jadi Hostpot Baru Penyebaran Virus Corona di India
Sebagian warga India tampaknya sudah mengabaikan protokol kesehatan. Padahal, pandemi virus Corona terus meroket di India seusai lockdown dicabut
Hanya berselang dua hari setelah pernikahannya dan 95 tamu yang menghadiri perayaan itu, dinyatakan positif COVID-19.
Pernikahan itu diadakan di sebuah di blok Paliganj, Patna pada 15 Juni 2020.
Pengantin pria yang sudah meninggal bekerja di Gurugram Haryana dan telah kembali ke desanya pada 12 Mei.
Dia memiliki gejala mirip COVID-19.
Meskipun demikian, keluarganya mengorganisir pernikahan dengan tamu di luar batas yang diizinkan.
Dua hari setelah pernikahan, gejalanya memburuk dan keluarganya segera membawanya ke AIIMS-Patna untuk perawatan.
Namun, dia meninggal dunia, kemudian, keluarga mengkremasi jenazah tanpa memberi tahu pejabat pemerintahan.
Saat berbicara kepada The Times of India , Kepala Menteri Patna, Kumar Ravi mengatakan seorang warga memberi tahu kematian pengantin pria itu.
Setelah itu sampel kerabat pengantin pria yang meninggal itu dan tetangganya dikumpulkan untuk pengujian.
Sebanyak 15 orang dinyatakan positif COVID-19.
Setelah ini, polisi melacak dan mengumpulkan sampel dari para tamu, yang menghadiri pernikahan.
Dari mereka, total 80 orang dinyatakan positif.
Penduduk mengatakan ketika pengantin pria mengalami gejala mirip COVID-19, keluarganya membawanya ke dukun.
Bahkan, tidak pergi ke dokter atau menempatkannya di bawah karantina.
Insiden ini digambarkan sebagai "kasus pertama penyebaran massal COVID-19 di Bihar".
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/pesta-pernikahan-di-india.jpg)