Update Corona di Aceh Tamiang

Posko Perbatasan Covid-19 Minim Fasilitas, DPRK Aceh Tamiang Sorot Ruang Istirahat Petugas

Juru bicara Pansus I DPRK Aceh Tamiang, Salbiah membeberkan dalam kunjungan ke Posko Perbatasan Covid-19 pada 6 Juli, pihaknya mendapati tidak ada akt

Penulis: Rahmad Wiguna | Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS/RAHMAD WIGUNA
Wabup Aceh Tamiang HT Insyafuddin bersama Kasdim 0117/Atam Mayor Inf A Ayani saat menghadiri rapat paripurna penyampaian laporan Pansus I, II dan III DPRK Aceh Tamiang terhadap penanganan Covid-19 di Aceh Tamiang, Jumat (10/7/2020). Sejumlah temuan dan rekomendasi dibeberkan tim pansus untuk perbaikan penanganan Covid-19. 

Jubir Pansus III, HT Rusli menyoroti perbedaan data penerima bantuan Covid-19 dari dinas yang membidangi Jaringan Pengamanan Sosial (JPS).

Mereka pun menyarankan penyaluran bantuan ini dilakukan satu pintu dan tetap sesuai aturan.

“Sebaiknya dilakukan satu pintu karena data ini berbeda. Kami harpakan juga penggunaan Covid-19 dilakukan transparan,” sambungnya.

Dalam rapat yang dihadiri Wakil Bupati Aceh Tamiang HT Insyafuddin itu, Pansus III memberikan tiga rekomendasi kebijakan utama penanganan, yakni sektor kesehatan, jaringan pengaman sosial, dan dampak ekonomi sosial.

Diharapkan solusi ini bisa membantu masyarakat yang bergelut di sektor informal.

“Metode social distanscing melalui bekerja di rumah hanya berlaku bagi sektor formal, sementara sektor informal tetap butuh interaksi langsung. Sektor informal kehilangan pendapatan, ini butuh perhatian serius,” tutup Rusli.(*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved