Rabu, 6 Mei 2026

Luar Negeri

Distrik Kehidupan Malam Tokyo Siap Bantu Pasien Virus Corona, Ini Jumlahnya

Shinjuku Ward Tokyo Jepang, distrik kehidupan malam telah mempersiapkan dana bantuan untuk pasien virus Corona,

Tayang:
Editor: M Nur Pakar
Foto: Kyodo
Shinjuku Ward, distrik kehidupan malam terbesar di Jepang. 

SERAMBINEWS.COM, TOKYO - Shinjuku Ward Tokyo Jepang, distrik kehidupan malam telah mempersiapkan dana bantuan untuk pasien virus Corona.

Bagi setiap penduduk Jepang yang positif virus Corona baru, Covid-19 maka akan diberikan bantuan sebesar 100 ribu yen atau sekitar Rp 13,4 juta.

Dilansir Japan Times, Minggu (12/7/2020), rencana itu akan direalisasikan mulai bulan depan atau Agustus 2020.

Bantuan itu meringankan beban pasien virus Corona mendukung yang tidak dapat bekerja, karena harus dirawat di rumah sakit.

Rumah bagi salah satu distrik kehidupan malam terbesar di Jepang itu berencana mengirim formulir aplikasi ke warga yang memenuhi syarat.

Langkah ini muncul saat kasus infeksi baru telah meningkat di klub malam dan tempat hiburan malam lainnya di perhotelan.

Mereka yang telah dikonfirmasi terkena Covid -19 dan memiliki tempat tinggal di bangsal mulai 7 April 2020 memenuhi syarat untuk uang bantuan.

Tanggal 7 April adalah hari ketika pemerintah pusat mengumumkan keadaan darurat virus Corona untuk Tokyo dan enam prefektur lainnya.

Dalam anggaran tambahan tahun fiskal 2020, bangsal mengalokasikan sekitar 100 juta yen untuk program bantuan tunai.

“Karena orang yang terinfeksi virus Corona tidak punya pilihan selain cuti, penghasilan mungkin turun,” kata seorang pejabat distrik itu.

"Dukungan mata pencaharian sangat diperlukan untuk korban virus Corona," katanya.

Sekitar 240 orang memenuhi syarat untuk uang itu pada pertengahan Juni 2020,

Rrumah bagi banyak klub malam dan bar nyonya rumah, Kabukicho, distrik lampu merah di Shinjuku Ward, Tokyo telah menjadi lambang kehidupan malam.

Peerintah Jepang telah menganggap distrik malam itu sebagai sarang infeksi virus Corona baru.

Sejak mencabut keadaan darurat pada 25 Mei 2020, Tokyo telah melihat lonjakan kasus Covid-19.

Pangkalan Militer AS di Jepang Jadi Hotspot Baru Virus Corona, Pemerintah Jepang Marah

Parlemen Jepang Tolak Kunjungan Presiden China, Penyebab Virus Corona dan Cengkeraman ke Hong Kong

Jepang Buka Disneyland dan DisneySea , Australia Kurung 300. 000 Warga, Thailand Longgarkan Lockdown

Dari 147 kasus yang dilaporkan sejak 1 Juni 2020 hingga Minggu (12/7/202020 di ibukota, 59 atau sekitar 40 persen dikaitkan dengan distrik pusat kota tersebut.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved