Selasa, 7 April 2026

Berita Banda Aceh

Begini Cara Guru Mengajar pada Hari Pertama Tahun Ajaran 2020/2021 di Zona Nonhijau

Hari ini, Senin (13/7/2020), merupakan hari pertama penyelenggaraan tahun ajaran baru 2020/2021.

Penulis: Yarmen Dinamika | Editor: Faisal Zamzami
For Serambinews.com
Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Rachmat Fitri. 

Laporan Yarmen Dinamika l Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Hari ini, Senin (13/7/2020), merupakan hari pertama penyelenggaraan tahun ajaran baru 2020/2021.

Namun, tidak semua SMP dan SMA sederajat dapat melaksanakan pembelajaran tatap muka, karena kabupaten atau kota tempat sekolah tersebut berada tidak tergolong zona hijau dalam peta zonasi Covid-19.

Di antara SMP dan SMA sederajat yang belum mendapat rekomendasi untuk melaksanakan pembelajaran tatap muka hari ini adalah seluruh SMP dan SMA di wilayah Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar.

Sebagaimana diketahui, kedua daerah bertetangga ini hingga Minggu kemarin masih tergolong zona oranye yang artinya berisiko sedang dalam penularan Covid-19.

Oleh karenanya, pembelajaran secara tatap muka ditiadakan. Sebagai gantinya adalah kegiatan belajar dari rumah (BDR).

Lalu, para guru yang akan menyampaikan mata pelajaran kepada murid-muridnya itu apakah berada di rumah juga?

Menurut Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Drs Rachmat Fitri HD MPA yang ditanyai Serambinews.com pagi ini, guru-guru melaksanakan kegiatan BDR di sekolah.

Skenarionya seperti ini: Guru masuk ke ruang kelas, lalu mengajar pakai aplikasi Zoom, dan siswa menyimak di rumah masing-masing.

Di akhir proses belajar-mengajar (PBM) sistem BDR ini guru akan memberikan tugas atau PR untuk dikerjakan siswa di rumah.

Di sekokah, praktik mengajar secara BDR ini diawasi langsung oleh kepala sekolah, dibantu para wakilnya.

Terutama untuk memastikan apakah guru ada datang ke sekolah dan tetap mengajar secara daring (online) untuk murid-muridnya yang menyimak di rumah.

Adaptasi Kebiasaan Baru, Bupati Aceh Singkil Cek Aktivitas Hari Pertama Sekolah 

Artis FTV Ditangkap Dugaan Prostitusi, Instagram Hana Hanifah Diserbu, Ini Unggahan Terakhir

Satu Lagi Warga Bireuen Terkonfirmasi Positif Covid-19, Jumlah OTG Juga Bertambah

Selain itu, Dinas Pendidikan Aceh juga mengirim tim monitoring/pemantauan penyelenggaraan tahun ajaran baru 2020/2021 ke sekolah.

Untuk Banda Aceh dan Aceh Besar, tim monitoring itu terdiri atas Kepala Bidang SMA, Zulkifli MPd serta Kepala Bidang Teknologi dan Komunikasi Pendidikan, Teuku Fariyal MM, dan sejumlah staf.

Tujuan dari monitoring itu, kata Rachmat Fitri, adalah untuk memastikan semua guru melakukan kegiatan BDR di sekolah.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved