Breaking News:

Berita Aceh Tamiang

Ketagihan Mencuri Kambing di Aceh Tamiang, Udin Ditangkap untuk Keempat Kalinya

Tiga kali mendekam di penjara terkait pencurian kambing tidak membuat Bah alias Udin (43) jera. Pria asal Kampung Upah, Bendahara, Aceh Tamiang ini...

For Serambinews.com
Salah satu tersangka pencuri kambing di Aceh Tamiang yang ditangkap Polsek Kejuruan Muda. Kejahatan ini diotaki residivis yang sudah tiga kali mendekam di penjara. 

 

Laporan Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang

SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG – Tiga kali mendekam di penjara terkait pencurian kambing tidak membuat Bah alias Udin (43) jera.

Pria asal Kampung Upah, Bendahara, Kabupaten Aceh Tamiang ini tetap nekat mengulangi perbuatannya hingga harus kembali meringkuk di penjara untuk keempat kalinya setelah diciduk polisi pada Jumat (10/7/2020) lalu.

Udin diringkus bersama empat temannya ketika mencoba melarikan seekor kambing milik Rizki Aldimas (21) di jalan umum Simpangkanan – Gerenggam, Kampung Simpangkanan, Kejuruanmuda, Aceh Tamiang.

Upaya pencurian ini dilakukan Udin cs menggunakan mobil Toyota Innova BK 1170 IG. Para pelaku sempat mencoba melarikan diri dengan menambah kecepatan mobil sehingga membuat kaca belakang kendaraan roda empat itu pecah dan kedua kaca spion patah.

“Dari dalam mobil itu kami mendapati seekor kambing dan tali nilon dalam jumlah enam ikatan,” kata Kapolsek Kejuruan Muda Iptu Hendra Sukmana, Selasa (13/7/2020).

Dari pemeriksaan terungkap,  kejahatan ini diotaki Udin yang merupakan  residivis kasus serupa. Bahkan sebelum mengulangi aksinya untuk keempat kali, Udin baru saja bebas dari penjara.

“Dia terbilang baru dibebaskan. Tapi hukuman tiga kali di penjara sama sekali tidak dijadikannya sebagai pelajaran,” kata Hendra.

Empat tersangka lain merupakan, AR (27) dan SP (27), keduanya warga Kampung Durian, Rantau, Aceh Tamiang, FR (32) penduduk Perkebunan Pulautiga, Tamiang Hulu dan Ay (36) asal Kampung Batangara, Bandarpusaka.

Nama terakhir belakangan diketahui juga merupakan residivis yang sudah empat kali masuk bui. Namun berbeda dengan Udin, kejahatan yang dilakukan Ay lebih beragam, mulai dari pencurian hingga penyalahgunaan narkoba.

“Jadi dalam kasus ini ada dua residivis, sedangkan tiga tersangka lagi pemain baru,” ungkap Hendra.

Hendra menambahkan pihaknya masih terus mengembangkan kasus ini untuk menelusuri kemungkinan adanya keterlibatan pelaku lain. Namun dia menegaskan aksi komplotan pencuri ternak ini tidak berkaitan dengan meningkatnya permintaan kambing atau sapi untuk kurban pada hari raya Idul Adha.

“Berdasarkan pemeriksaan sama sekali tidak ada kaitannya, komplotan ini memang mencuri ternak untuk keuntungan sendiri,” tukasnya.(*)

Tanggapan Rektor Unimal Terkait Tuntutan Mahasiswa Saat Berdemo di Kampus Bukit Indah Lhokseumawe

Apakah Benar Ayam Diperbolehkan untuk Berkurban? Baca dan Simak Penjelasan Abu Mudi Berikut Ini

Pemkab Siap Relokasi Warga, Bekas Gampong Pasir Akan Dijadikan Zona Hijau

Penulis: Rahmad Wiguna
Editor: Jalimin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved