Minggu, 19 April 2026

Luar Negeri

Pemulihan Pasien Virus Corona Arab Saudi Makin Tinggi, Saudi Izinkan Shalat Idul Adha

erajaan Arab Saudi telah berhasil mencegah penyebaran virus Corona lebih meluas. Dalam laporan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Arab Saudi

Editor: M Nur Pakar
AFP/FAYEZ NURELDINE
Para wanita membawa barang belanjaan saat lainnya memesan makanan di sebuah restoran di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi pada 4 Juni 2020. 

SERAMBINEWS.COM, RIYADH - Kerajaan Arab Saudi telah berhasil mencegah penyebaran virus Corona lebih meluas.

Dalam laporan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Arab Saudi, Selasa (14/7/2020), kasus baru Virus Corona mulai turun.

Kemenkes menyatakan jumlah kasus baru virus Corona sebanyak 2.692 orang.

Kasus baru tertinggi di Jeddah dengan 263 orang.

Kota Al-Hafouf mencatat 220 kasus baru.

Ibu Kota Riyadh sebanyak 211 kasus baru.

Namun, Kota Al-Mobarraz muncul sebagai hotspot baru dengan 189 kasus baru.

Kemenkes Arab Saudi menyatakan Al-Mobarraz mencatat kasus harian tertinggi sejak wabah dimulai Maret 2020.

Korban virus Corona Arab Saudi yang meninggal dunia sebanyak 40 orang.

Sehingga, angka kematian terus bertambahmenjadi 2.283 orang.

Sedangkan Jumlah total kasus yang dikonfirmasi di Kerajaan telah mencapai 237.803 orang.

Menurut kementerian, 7.718 pasien telah pulih dari virus Corona.

Dengan demikian jumlah total pasien virus Corona yang puluh menjadi 177.560 orang.

Sedangkan jumlah pasien virus Corona yang dirawat terus mengalami penurunan.

Sampai Selasa (14/7/2020), jumlah pasien virus Corona sebanyak 60.243 orang.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved