Selasa, 5 Mei 2026

Berita Simeulue

Rp 248 Miliar Uang Pemda Simeulue Habis untuk Kebun Sawit Seluas 5.000 Hektare

"Bila perlu kita kaji aturan kajian investasinya. Karena kita sudah menelan kerugian keuangan yang kita investasikan sebesar Rp 248 miliar,"

Tayang:
Penulis: Sari Muliyasno | Editor: Nurul Hayati
SERAMBINES.COM/ SARI MULIYASNO
Tim Pansus DPRK Simeulue bersama tim Pemda Simeulue saat turun lapangan di lokasi kebun sawit di kawasan Teluk Dalam, Senin (13/7/2020). 

"Bila perlu kita kaji aturan kajian investasinya. Karena kita sudah menelan kerugian keuangan yang kita investasikan sebesar Rp 248 miliar," tegas Ketua DPRK Simeulue.

Laporan Sari Muliyasno I Simeulue

SERAMBINEWS.COM, SINABANG - Penyertaan modal Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Simeulue dalam merintis kebun sawit di Perusahaan Daerah Kabupaten Simeulue (PDKS) nilainya cukup fantastis, menyentuh angka Rp 248 miliar.

Namun demikian, kebun sawit yang dirintis sejak tahun 2002 di dua lokasi yakni, Kecamatan Teluk Dalam dengan luas lahan sekitar 3.500 hektare dan di Kecamatan Teupah Selatan 1.500 hektare, belum bisa menyumbang pendapatan asli daerah (PAD).

Berbagai persoalan yang dihadapi PDKS, mulai dari persoalan keuangan, kepentingan elite politik, hingga membuat kebun sawit tidak terurus dengan maksimal.

Walau pun, kebun sawit itu kini sudah dilakukan kerja sama operasional (KSO) dengan perusahaan swasta yang didatangkan dari luar Simeulue.

Fakta terbaru di lapangan, saat tim Pansus DPRK Simeulue bersama tim dari Pemda Simeulue yang turun ke lokasi kebun sawit, Senin (13/7/2020) menemukan banyak batang sawit mati, tidak terurus, dan dipenuhi semak belukar.

Oleh sebab itu, DPRK Simeulue mendesak agar kebun sawit tersebut segera diambil alih oleh daerah.

Selain Bakar Ban, Saat Demo Mahasiswa juga Blokir Jalan ke Kampus Unimal Bukit Indah Lhokseumawe

Sebagaimana disampaikan oleh Ketua DPRK Simeulue, Irwan Suharmi dan juga Ketua Tim Pansus Dewan, Zul Akmal.

Bahwa kebun sawit di PDKS itu harus diselamatkan, untuk daerah dan masyarakat Simeulue.

"Bila perlu kita kaji aturan kajian investasinya. Karena kita sudah menelan kerugian keuangan yang kita investasikan sebesar Rp 248 miliar," tegas Ketua DPRK Simeulue.(*)

BREAKING NEWS - Satu Lagi Pasien Covid-19 Meninggal di RSUZA Banda Aceh

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved