Sabtu, 25 April 2026

Luar Negeri

WHO Minta Dunia Tidak Politisasi Pembukaan Kembali Sekolah

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) meminta dunia tidak mempolitisasi pembukaan kembali sekolah. Keputusan membuka kembali sekolah harus menjadi bagian

Editor: M Nur Pakar
AFP/STR
Sejumlah pelajar berdialog dibatasi plastik di sebuah SMA di Wuhan, Provinsi Hubei, China pada 10 Juli 2020. 

Pada jumpa pers Senin (13/7/2020), mengatakan tidak akan kembali ke normal lama untuk masa mendatang.

Tedros mengatakan banyak negara, terutama di Eropa dan Asia, telah mengendalikan wabah, tetapi banyak yang melihat tren virus bergerak ke arah yang salah.

Tedros juga menghukum para pemimpin politik karena berbagai pesan tentang wabah yang merusak kepercayaan, tanpa menyebut nama politisi manapun.

Tedros menyerukan negara-negara untuk mengadopsi strategi komprehensif untuk mengekang beban kasus yang melonjak di banyak negara.

Dia mencatat sekitar setengah dari semua kasus baru sekarang berasal dari Benua Amerika.

Namun, Tedros mengatakan ada peta jalan keluar dari pandemi, karena tidak ada kata terlambat.

Dia menjelaskan untuk mengendalikan penyebarannya bahkan di tempat-tempat dengan bahan peledak.

Selain itu, China, Senin (13/7/2020), mengatakan dua pakar WHO berada di negara itu sebagai bagian dari misi untuk melacak asal-usul pandemi global virus Corona.

China enggan mengizinkan penyelidikan terhadap virus yang pertama kali terdeteksi di kota industri utama Wuhan akhir tahun lalu.

Tetapi mengalah setelah sejumlah negara meminta WHO untuk melakukan penyelidikan menyeluruh.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Hua Chunying mengatakan para wakilnya akan bersama para ilmuwan dan pakar medis China.

Khususnya, tentang kerja sama ilmiah dalam masalah penelusuran virus Corona baru ini.

China berpendapat virus itu mungkin berasal dari luar China.

Bahkan dengan marah membantah tuduhan virus itu menutupi skala wabah saat pertama kali mulai menyebar.

AS telah bergerak untuk memotong dana WHO atas tuduhan menanggapi terlalu lambat wabah virus.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved