Breaking News:

Info Subulussalam

Kadisdik Aceh Kunjungi SMA 8 Subulussalam, Warga: Mohon Segera Dinegerikan Pak

Permintaan warga soal penegerian SMA 8 Subulussalam dinilai patut didukung karena fasilitas yang tersedia sudah memadai.

Penulis: Khalidin | Editor: Taufik Hidayat
Serambinews.com
Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Aceh, Drs H Rachmat Fitri HD MPA berbincang dengan siswa SMA 8 Subulussalam di Cipare-Pare, Sultan Daulat, Kota Subulussalam saat berkunjung, Kamis (16/7/2020). 

Laporan Khalidin | Subulussalam

SERAMBINEWS.COM, SUBULUSSALAM – Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Aceh, Drs H Rachmat Fitri HD MPA diminta dapat memperjuangkan percepatan penegerian Sekolah Menengah Atas (SMA) 8 Subulussalam.

Harapan itu disampaikan Muzimin Hadi Prayetno Komite Sekolah, kala Kadisdik Aceh, Rachmat Fitri bersama rombongan  berkunjung, ke SMA 8 Subulussalam di Cipare-Pare, Kamis (16/7/2020).

Muzimin menyampaikan, dia mewakili ribuan warga di lima desa yang ada di sana.

Ia pun mengulas cikal bakal pendirian SMA 8 Subulussalam di Cipare-pare yang bermula kesulitan mereka menyekolahkan anak ke jenjang SMA.

Pasalnya, jarak kelima desa yang ada di sana cukup jauh ke SMA yang ada di Simpang Kiri maupun Sultan Daulat.

Masalahnya di Subulussalam mobil angkutan sangat terbatas dan tidak dapat diandalkan oleh para siswa ke sekolah.

Satu-satunya sarana transportasi masyarakat sepeda motor dan tidak semua warga mampu membeli untuk anak mereka.

“Padahal kami ingin agar anak cucu kami bisa mendapat pendidikan yang lebih baik makanya dengan berbagai upaya kami sepakat membuat sekolah SMA di desa ini,” ujarnyayang mengaku ikut merintis pembukaan SMA 8 Subulussalam tiga tahun lalu.

Walhasil, atas kesepakatan warga lima desa masing-masing Namo Buaya, Batu Napal, Cipare-Pare Timur, Cipare-Pare dan Lae Simolap berhasil menjalankan SMA dengan jumlah siswa 27 awalnya.

Kini, jumlah siswa SMA 8 Subulussalam sudah mencapai 57 orang. Para siswa diajar 17 guru yang semuanya dibiaya secara swadaya oleh masyarakat.

Kini, masyarakat di lima desa mengharapkan kepada Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah melalui Kadisdik Aceh Rachmat Fitri agar membantu proses penegerian SMA 8 Subulussalam.

Sebab, mereka saat ini dengan swadaya masyarakat SMA 8 Subulussalam hanya punya gedung darurat tanpa fasilitas memadai. Padahal, SMA 8 Subulussalam sudah memiliki siswa hingga kelas 3.

Untuk mendukung penegerian SMA 8 Subulussalam, Pakde selaku Komite Sekolah menyatakan masyarakat sudah menghibahkan lahan seluas 5 hektar.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved