Berita Bireuen
Regina Rahmi, Berawal dari Penyiar Radio hingga Menjadi Dosen
Regina pernah menjadi guru Mikey and Minnie English School Lhokeumawe, guru bakti di MTsN Kecamatan Jangka, Bireuen dan pernah menjadi guru bakti
Penulis: Ferizal Hasan | Editor: Nur Nihayati
Regina pernah menjadi guru Mikey and Minnie English School Lhokeumawe, guru bakti di MTsN Kecamatan Jangka, Bireuen dan pernah menjadi guru bakti
Laporan Ferizal Hasan I Bireuen
SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - Banyak dosen yang meraih kesuksesan, ternyata telah banyak melewati berbagai macam rintangan dan aneka pekerjaan.
Salah seorang di antaranya adalah Regina Rahmi MPd.
Dosen Pendidikan Bahasa Inggris STKIP Bina Bangsa Getsempena Banda Aceh ini, sebelumnya telah menggeluti berbagai macam profesi.
Regina pernah menjadi guru Mikey and Minnie English School Lhokeumawe, guru bakti di MTsN Kecamatan Jangka, Bireuen dan pernah menjadi guru bakti di SMA Neger 2 Bireuen, Aceh.
Beliau juga pernah menjadi relawan International Rescue Committee (IRC) dan penyiar radio.
Kemampuan retorikanya bertambah baik karena selalu berhadapan dengan berbagai elemen masyarakat.
Hal itu yang menjadikan dirinya sebagai seorang pribadi yang kuat dan tegar.
Terlahir dari keluarga sederhana, buah hati pasangan M Amin Abdul Gani (Alm) dan Darmiati Daud Buket, warga Desa Lhok Awe Teungoh, Kecamatan Kota Juang, Kabupaten Bireuen ini, sekarang menjalani hari-harinya menjadi seorang pengajar di kampus STKIP Bina Bangsa Getsempena Banda Aceh.
• Lahirkan Generasi Penghapal Quran, Pemkab Singkil Bentuk Yayasan Tahfiz
• Manfaat Rutin Minum Jus Seledri di Pagi Hari, Bagus untuk Detoksifikasi
• Plt Gubernur Aceh Temui Dubes Arab Saudi, Minta Tambah Kuota Haji, Begini Tanggapan Esam Abid
Selain itu, beliau juga menjabat sebagai Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswan, Kerja Sama, dan Alumni di kampus setempat.
“Selain melakukan koordinasi kegiatan kerjasama untuk mencari jejaring bagi alumni dan ketersediaan beasiswa, kegiatan keseharian saya membimbing mahasiswa untuk memiliki skill lain dalam mempersiapkan mereka terjun ke masyarakat pasca lulus nantinya melalui Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM),” kata Regina kepada Serambinews.com, Kamis (16/7/2020).
Regina menambahkan, aktivitas UKM dilakukan secara kolektif dibawah koordinasi Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan, Alumni dan Kerjasama.
Pembimbingan dibantu oleh beberapa koordinator yang membidangi UKM dengan penunjukan langsung oleh ketua berdasarkan surat keputusan resmi.
Regina selaku pejabat struktural yang diberi tanggung jawab untuk kegiatan ektrakurikuler mahasiswa, menganggap ini sangat penting, dimana mahasiswa memiliki bakat dan minat yang luar biasa sebagai modal mereka mengabdikan diri kelak.
“Setiap pekerjaan itu memiliki tanggung jawab, hadapi dengan senyuman, selalu positif thinking, dan cintailah pekerjaan kita,” pungkas alumni SMAN 3 Bireuen. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/regina-rahmi.jpg)