Kesehatan
Wapada! Dehidrasi Dapat Membuat Anda Terlihat Lebih Tua, Begini Cara Mengatasinya
Ternyata dehidrasi juga dapat membuat Anda terlihat lebih tua dan dapat menyebabkan keriput karena kekurangan air.
Penulis: Firdha Ustin | Editor: Safriadi Syahbuddin
SERAMBINEWS.COM – Menurut Mayo Clinic, dehidrasi terjadi ketika orang kehilangan lebih banyak cairan daripada yang mereka minum.
Pada saat yang sama, tubuh Anda juga tidak memiliki cukup air dan cairan lain untuk menggantikan cairan ini.
Dehidrasi juga dapat membuat Anda terlihat lebih tua.
Menurut Nellydevuyst.com, dehidrasi dapat menyebabkan keriput karena kekurangan air.
Dilansir Worldofbuzz.com, alasan kekurangan cairan bisa membuat terlihat lebih tua karena ketika kulit tidak mampu menangkap air.
Kulit Anda mengandung molekul yang bertugas untuk menangkap dan menyerap air.
Ketika kulit tidak mendapatkan cukup air, pertama-tama Anda akan melihat garis-garis di sekitar mata Anda dan perlahan-lahan di seluruh wajah Anda.
• Berikut Manfaat Sarapan Pagi dengan Pisang, di Antaranya Menjaga Kesehatan Jantung
Untuk mengatasinya, kulit Anda menghasilkan lebih banyak sebum dan menjadi lebih berminyak.
Namun, ada perbedaan antara garis dehidrasi dan kerutan.
Garis dehidrasi seringkali lebih halus dan lebih dangkal dibandingkan dengan kerutan yang lebih dalam dan tidak berfluktuasi setiap hari.
Garis dehidrasi bersifat sementara dan dapat dikurangi dengan menghidrasi kembali kulit Anda dengan baik.
Saat Anda bertambah tua, molekul-molekul yang menangkap air di kulit akan berkurang dan menyebabkan kerutan-kerutan dalam yang meningkat seiring bertambahnya usia.
• Kebiasaan Tidur Terlalu Malam dan Bangun Siang, Ini Dampak Buruk Bagi Kesehatan
Namun, Anda jangan panik, Anda bisa saja mengatasinya kembali dengan cara menghidrasi kulit Anda kembali.
Inilah cara yang dapat Anda lakukan untuk memiliki kulit yang sehat:
- Lakukan eksfoliasi wajah sebelum hidrasi
Eksfoliasi wajah adalah proses yang diperuntukkan untuk mengangkat sel kulit mati beserta kotoran pada wajah.
Lebih dari sekadar halus dan lembut, eksfoliasi juga dapat mencerahkan kulit dan mencegah pori-pori tersumbat.
Eksfoliasi bisa menjadikan kulit wajah lebih halus dan lembut. Namun, harus mengikuti cara eksfoliasi wajah yang tepat supaya kulit tidak cedera.
Gunakan scrub untuk mengangkat sel kulit mati pada bagian wajah, kontur mata dan kelopak mata.
Ingat, jangan sampai terkelupas terlalu banyak karena kulit Anda mungkin akan semakin rusak.
Eksfoliasi secara rutin mampu terhindar dari kulit kusam dan penyebab timbulnya jerawat.
- Gunakan pelembab
Pelembab atau moisturizer adalah penghalang yang melindungi kulit Anda dari polusi dan mengurangi kemungkinan timbulnya kekeringan atau sifat berminyak yang ekstrem.
• WHO Rilis Pedoman Baru Protokol Kesehatan: Ventilasi di Gedung hingga Pakai Masker di Ruangan
Menggunakan pelembab yang baik mampu menghilangkan kerutan dehidrasi superfisial sekaligus mencegah pembentukan kerutan dalam.
- Minumlah Air
Inti dari pembahasan di atas adalah mengonsumsi air yang cukup untuk menghindari dehidrasi kulit yang akan membuat kulit tampak lebih tua dari usia Anda.

Air adalah minuman terbaik untuk menghidrasi Anda, dan yang terbaik adalah menghindari minuman ringan, kopi, dan minuman energi yang membuat Anda lebih dehidrasi.
Anda perlu mengonsumsi cairan atau minum air putih yang cukup agar terbebas dari dehidrasi.
Cairan dalam tubuh berguna untuk membuang racun dari organ, mengedarkan nutrisi ke seluruh tubuh, membantu pencernaan, dan menjaga kinerja otak tetap optimal.
Selain itu, asupan cairan yang cukup dapat mencegah sembelit, batu ginjal, sampai mengatasi kulit kering.
• HENTIKAN Sekarang Juga! Jangan Simpan Makanan bersama Plastik dalam Kulkas, Bahaya bagi Kesehatan
Meskipun jumlah yang disarankan adalah 1,5 liter, namun itu tergantung dengan aktivitas harian Anda.
Cara mengatasi dehidrasi
Melansir dari Wartakotawiki.tribunnews.com, untuk menghilangkan dehidrasi, Anda harus mengganti cairan dan elektrolit yang hilang.
Mayo Clinic menyebutkan, perawatan tepat untuk gejala dehidrasi tergantung pada usia dan seberapa parah seseorang mengalami kekurangan cairan.
Dalam kasus ekstrim, orang harus ke rumah sakit untuk diinfus garam dan cairan saat mengalami dehidrasi.
Namun, sebagian besar orang menggunakan beberapa solusi bebas untuk anak-anak, dan orang dewasa agar minum lebih banyak air. (Serambinews.com/Firdha Ustin)