Breaking News:

Berita Aceh Tenggara

Realisasi PAD Pemkab Aceh Tenggara Rp 28 Miliar dari Target Rp 95 Miliar

Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Aceh Tenggara hingga bulan Juli 2020 ini, dinilai masih sangat rendah.

hand over dokumen pribadi
Kabid Pendapatan BPKD Aceh Tenggara, M Rizal Ketaren 

Laporan Asnawi Luwi | Aceh Tenggara 

SERAMBINEWS.COM, KUTACANE - Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Aceh Tenggara hingga bulan Juli 2020, dinilai masih sangat rendah. Target PAD tahun 2020 sebesar Rp 95 miliar, namun yang terealisasi sekitar Rp 28 miliar atau 29,59 persen.

Kepala Bidang (Kabid) Pendapatan  Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Aceh Tenggara, M Rizal Ketaren SE MSI, kepada Serambinews.com, Senin (20/7/2020) mengatakan, target PAD tahun ini mencapai Rp 95 miliar.

Tetapi, hingga Juli 2020, realisasi PAD baru mencapai Rp 29,59 persen atau sekitar Rp 28 miliar. Rendahnya, persentase setoran PAD di BPKD Aceh Tenggara  akibat dampak pandemi virus corona (covid-19) yang melanda Kabupaten Aceh Tenggara.

Menurut M Rizal Ketaren, target PAD ini diprediksi tidak akan tercapai.  Kemungkinan, menurut M Rizal Ketaren, PAD Aceh Tenggara akan tercapai sekitar 50 persen lebih.

Alasannya, cukup besar anggaran di Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) - SKPK dialihkan untuk menangani Covid-19 di Aceh Tenggara, bahkan seperti retribusi pajak galian C pada proyek infrastruktur tahun ini ditargetkan mencapai Rp 1,5 Miliar.

Namun, karena proyek pembangunan infrastruktur juga minim, makanya ini sulit tercapai dan yang sudah terhimpun pajak galian C sekitar Rp 145 juta.

Makanya, mereka mendorong pendapatan asli daerah (PAD) di exploitasi pertambangan C yang saat ini terus mereka genjot pada tambang-tambang yang melakukan aktivitas penjualan material galian C atau stone rusher.

Di Aceh Tenggara tambang galian C atau stone rusher mencapai 21 unit. Dari jumlah itu, lima yang masih aktif  memiliki izin operasional tambang galian C atau AMP di Aceh Tenggara.

Lanjut Kabid Pendapatan BPKD Aceh Tenggara, sebelumnya, pada tahun  2019 target PAD mencapai Rp 109 miliar, namun terealisasi hanya mencapai Rp 98 miliar atau sekitar 98 persen.(*)

Tiga Guru MAN Model Raih Emas Olimpiade Nasional

Menderita Radang Kantong Empedu, Raja Salman Dirawat di Rumah Sakit

Bayi Baru Lahir Dilempar Ibunya ke Atap Rumah, Ditemukan Kritis, Pelaku Hamil di Luar Nikah

Valentino Rossi Gagal Finis di Sirkuit Jerez MotoGP Spanyol 2020, Apa Karena Salah Pilih Ban?

Penulis: Asnawi Luwi
Editor: Taufik Hidayat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved