Minggu, 12 April 2026

Berita Lhokseumawe

Meninggal dalam Perawatan di Rumah Sakit, Warga Aceh Dikebumikan di di Malaysia

“Almarhum meninggal dunia Selasa (21/7/2020) sore hari ini sekitar pukul 16.30 waktu Malaysia,” ungkap Bukhari Ibrahim.

Penulis: Seni Hendri | Editor: Nurul Hayati
Dok: SUBA Malaysia
M Rizal (28) pemuda asal Gampong Blang Pohroh, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe, saat dirawat karena sakit radang otak di Hospital Ampang, Kuala Lumpur, Malaysia, sebelum meninggal dunia Selasa (21/7/2020) sore. 

“Almarhum meninggal dunia Selasa (21/7/2020) sore hari ini sekitar pukul 16.30 waktu Malaysia,” ungkap Bukhari Ibrahim, selaku Ketua Sosialisasi Umah Ban Sigoem Aceh (SUBA) di Malaysia, kepada Serambinews.com, Selasa malam.

 Laporan Seni Hendri | Aceh Timur

SERAMBINEWS.COM, IDI - Seorang warga Aceh yang sedang menjalani perawatan karena sakit radang otak di Hospital Ampang, Kuala Lumpur, Malaysia, dilaporkan meninggal dunia.

Pemuda tersebut adalah M Rizal (28),  asal Gampong Blang Pohroh, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe. 

Almarhum meninggalkan seorang istri dan anak usia 4 tahun di Aceh.

“Almarhum meninggal dunia Selasa (21/7/2020) sore hari ini sekitar pukul 16.30 waktu Malaysia,” ungkap Bukhari Ibrahim, selaku Ketua Sosialisasi Umah Ban Sigoem Aceh (SUBA) di Malaysia, kepada Serambinews.com, Selasa malam.

Bukhari mengaku, sudah berkoordinasi dengan keluarga M Rizal di Aceh.

Berdasarkan keputusan keluarga, almarhum dikebumikan di pemakaman Selayang Baru, Selangor, Malaysia.

Kondisi Terkini Marc Marquez Usai Operasi Lengan Kanan, Dokter Pasang Ini di Tulang yang Patah

“Segala pengurusan jenazah almarhum di rumah sakit Malaysia diurus oleh Haikal sekretaris SUBA. Besok setelah ada surat izin dari Kedutaan Besar Indonesia di Malaysia, jenazah almarhum langsung dikebumikan,” ungkap Bukhari.

Bukhari mengatakan, almarhum masuk rumah sakit Ampang, Kuala Lumpur, Malaysia, Rabu 15 Juli 220.

Ia tak sadarkan diri sejak 17 Juli 2020.

“Di rumah sakit almarhum sudah dirawat secara itensif, namun kondisinya memburuk dan meninggal dunia Selasa sore,” ungkap Bukhari.

Sebelumnya, jelas Bukhari, M Rizal (28) datang ke Malaysia pada 10 Maret 2020, untuk mencari pekerjaan.

Guna menghidupi istri dan anak semata wayangnya berusia 4 tahun di Aceh.

Namun baru beberapa hari anak muda kelahiran Gampong Lancang, Jeunieb ini tiba di negeri Jiran dan belum sempat bekerja, Pemerintah Malaysia sudah menerapkan Perintah Kawalan Pergerakan (PKP) pada 18 Maret 2020 lalu, untuk menangani pandemi Covid-19.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved