Pilpres AS
Para Tokoh Muslim di Amerika Serikat Dukung Joe Biden Sebagai Presiden AS
Para tokoh pemimpin Muslim terkemuka di Amerika Serikat mengatakan dukungannya kepada calon presiden dari Partai Demokrat, Joe Biden
Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Mursal Ismail
Para tokoh pemimpin Muslim terkemuka di Amerika Serikat mengatakan dukungannya kepada calon presiden dari Partai Demokrat, Joe Biden
SERAMBINEWS.COM – Para tokoh pemimpin Muslim terkemuka di Amerika Serikat (AS) mengatakan dukungannya kepada calon presiden dari Partai Demokrat, Joe Biden, Senin (20/7/2020).
Biden adalah Capres penantang dari petahana Presiden AS, Donald Trump dalam Pilpres AS November mendatang.
Mereka yang memberikan dukungan ke Biden termasuk Perwakilan Ilhan Omar dan Andre Carson, serta Jaksa Agung Minnesota Keith Ellison.
Hal ini sebagaimana disebut Associated Press, yang memperoleh salinan surat tulis yang mengumumkan dukungan mereka.
Semua yang menandatangani surat itu adalah orang yang menduduki Demokrat.
Omar sebelumnya adalah pendukung utama kampanye progresif Senator Bernie Sanders, tetapi mengisyaratkan pekan lalu bahwa dia akan mendukung Biden.
"Tujuan nomor satu kami adalah untuk menghapus Donald Trump dari kantor dan menggantikannya dengan seseorang yang dapat mulai menyembuhkan bangsa kita," kata surat itu, mengutip dari Anadolu Agency, Selasa (21/7/2020).
• Mantan Penasihat Keamanan Ungkap Trump Minta Bantuan Xi Jinping agar Menang Pilpres
• Gertak AS, Korut Minta Amerika Tak Campuri Urusan Hubungan dengan Korsel Jika Ingin Pilpres Lancar
• Kanye West Umumkan Tantang Donald Trump Dalam Pilpres November 2020, Kim Kardashian Calon Ibu Negara
"Pemerintahan Biden akan menggerakkan bangsa ini maju dalam banyak masalah yang kita pedulikan," katanya.
Permasalahan yang terjadi di AS adalah keadilan rasial, perawatan kesehatan yang terjangkau, perubahan iklim dan imigrasi.
Surat itu adalah bagian dari kampanye yang diluncurkan oleh Emgage Action, sebuah kelompok advokasi Muslim-Amerika yang berusaha meningkatkan jumlah pemilih menjelang pemilihan 3 November.
Berbicara dalam KTT virtual Sejuta Pemungutan Suara Emgage Action, Biden menyebut Pilpres mendatang sebagai yang paling penting dalam sejarah Amerika modern.
"Komunitas Muslim adalah yang pertama merasakan serangan Donald Trump pada komunitas hitam dan coklat di negara ini dengan larangan Muslimnya yang kejam.
Pertarungan itu adalah rentetan pembuka dalam apa yang telah hampir empat tahun tekanan dan penghinaan konstan," katanya.
• Gedung Putih Wajibkan Stafnya Gunakan Masker, Trump Menolak dengan Alasan Takut Kalah di Pilpres
• Bernie Sanders Mundur Jadi Calon Partai Demokrat, Joe Biden Siap Menantang Trump di Pilpres 2020
• Presiden Iran Hassan Rouhani Sebut Donald Trump Tidak Berani Perang, Takut Kalah Pilpres Amerika
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/capres-joe-biden.jpg)