Luar Negeri
Kasus Harian Virus Corona Arab Saudi Terus Turun, Pasien Covid-19 Lebih Banyak Sembuh
Kasus baru virus Corona Arab Saudi terus turun dalam dua pekan terakhir ini. Hal itu seiring lebih banyak pasien Covid-19 sembuh dibandingkan kasus
SERAMBINEWS.COM, RIYADH – Kasus baru virus Corona Arab Saudi terus turun dalam dua pekan terakhir ini.
Hal itu seiring lebih banyak pasien Covid-19 sembuh dibandingkan kasus baru virus Corona.
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Arab Saudi, Selasa (21/7/2020) mengumumkan kasus baru dan sembuh dari virus Corona.
Disebutkan, jumlah warga positif virus Corona dalam 24 jam terakhir sebanyak 2.476 orang.
Kasus baru terbanyak di Jeddah 284 orang positif virus Corona.
Diikuti Ibu Kota Riyadh sebanyak 158 kasus baru.
Kota Taif juga menyumbang korban virus Corona sebanyak 143 orang.
Sehingga, jumlah total kasus virus Corona yang dikonfirmasi di Kerajaan menjadi 255.825 orang.
Kemenkes Arab Saudi menyatakan jumlah pasien virus Corona pulih lebih banyak lagi, seperti dilansir ArabNews, Selasa (21/7/2020).
Dikatakan, dalam 24 jam terakhir pada Selasa (21/7/2020), sebanyak 4.000 pasien virus Corona pulih.
Kemenkes Arab Saudi menyatakan jumlah orang sembuh dari virus Corona menjadi 207.259 orang.
• Arab Saudi Tetapkan Hari Raya Idul Adha 31 Juli 2020, Ada Festival Makanan Dunia di Riyadh
• Arab Saudi Catat 253.349 Kasus Virus Corona, Pasien Covid-19 di Rumah Sakit 50.090 Orang
• Arab Saudi Catat Covid-19 245.851 Orang, 250 Media Ikut Lokakarya Dampak Pandemi ke Anak-anak
Dikatakan, jumlah pasien virus Corona yang masih dirawat di rumah sakit terus turun menjadi 48.566 orang.
Dari jumlah itu, Kemenkes Arab Saudi menyatakan 2.245 pasien dalam kondisi kritis
Namun, katanya, pasien virus Corona yang meninggal pada Selasa (21/7/2020) sebanyak 34 orang atau total sudah menjadi 2.557 kematian.
Sementara, Kemenkes Arab Saudi menyatakan telah melakukan 2.27 juta tes reaksi berantai polimerase (PCR) sejak kasus pertama dicatat.
Arab Saudi menjadi salah satu negara pertama yang membuat tes tersedia.
Khususnya, setelah mempersiapkan dan melengkapi laboratorium nasional.
Di Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Nasional (Weqaya).
Satu-satunya laboratorium rujukan untuk kasus-kasus virus Corona.
Kemenkes baru-baru ini meresmikan sejumlah laboratorium dan unit khusus di seluruh Kerajaan.
Hal itu untuk pencegahan penyebaran virus Corona lebih meluas.
Kementerian itu juga mendirikan 239 klinik Tetamman untuk membantu memeriksa kesehatan warga.
Mereka yang menunjukkan gejala Covid-19, seperti demam atau masalah pernapasan, dapat mengunjungi klinik-klinik ini.
Beberapa klinik beroperasi selama 16 jam sehari dan tujuh hari dalam seminggu.
Urusan Kesehatan Al-Ahsa membenarkan 28.000 orang mendapat manfaat dari sembilan klinik di kawasan itu sejak pertama kali beroperasi.
Klinik ini tersedia untuk semua orang, bahkan yang melanggar iqama atau tempat tinggal.
Pusat Taakad Jeddah telah melayani 65.179 orang.
Klinik-klinik ini diperuntukkan bagi orang-orang yang tidak menunjukkan gejala ringan dan berpikir telah kontak dengan orang yang terinfeksi.
Mereka akan tersedia di semua wilayah Kerajaan dalam beberapa hari mendatang.
Semua tes ini membantu menilai prevalensi virusmengidentifikasi kelompok yang paling terpengaruh olehnya.
Bahkan dapat mendeteksi kasus pada tahap awal.
Memotong rantai infeksi dan mencegah kemungkinan terpapar virus Corona.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/rumah-sakit-demam-di-jeddah-arab-saudi.jpg)