Breaking News:

Viral Medsos

Video Viral Seorang Pria di Malaysia Menyeret Kucing Sambil Diikat Leher

Kucing itu terlihat sudah tak berdaya setelah lehernya diikat dengan seutas tali dan punggungnya juga terkena seretan aspal.

Tangkapan layar Facebok Persatuan Haiwan Malaysia - Malaysia Animal Association
Seorang pria di Malaysia mengikat leher seekor kucing dan menyeretnya dari sepeda 

SERAMBINEWS.COM - Tak sampai seminggu setelah viralnya sebuah video di media sosial memperlihatkan seekor anak kucing dibakar hidup-hidup, di mana insiden itu diduga terjadi di Malayasia.

Namun pada hari ini, penyiksaan terhadap seekor kucing terjadi lagi.

Melalui video yang dibagikan akun Facebook Malaysia Animal Association di Facebook baru-baru ini.

Menunjukkan seekor kucing kampung diseret dengan kejam oleh seorang pria yang sedang mengayuh sepeda dengan kencang.

Dalam video yang sudah ditonton sebanyak 66 ribu kali itu terlihat seekor kucing sudah tak berdaya setelah lehernya diikat dengan seutas tali dan punggungnya terkena seretan aspal.

Pemuda Palestina Panjat Dinding dan Duduk di Jendela Demi Lihat Ibu Dirawat Positif Covid-19

HEBOH Video Hana Hanifah Bersama 3 Lelaki Viral di Medsos, Sudah Ditonton Hampir 100 Ribu

Menurut unggahan Facebook Malaysia Animal Association, kejadian itu terjadi di daerah Sungai Udang, Perak, Malaysia, pada hari ini Selasa, (22/7/2020).

“Rekaman seekor kucing yang diseret oleh seorang pria yang bersepeda di sepanjang Dermaga Sungai Udang di Perak itu kejam dan menyiksa.

Semakin banyak masyarakat tahu tentang tindakan hukum yang diambil terhadap kekejaman terhadap hewan, semakin banyak tindakan yang kejam dan brutal terhadap hewan, hal itu pun dilakukan untuk menentang hukum.

"Sepertinya Undang-Undang Kesejahteraan Hewan 2015 tidak berdampak pada penyalahguna hewan di negara ini.

"Asosiasi hewan Malaysia mendesak pemerintah agar menerapkan konsekuensi yang lebih parah untuk tindakan kekejaman terhadap hewan sehingga pelanggar akan menganggap konsekuensi ini dengan serius," tulis Facebook Malaysia Animal Association Rabu, (22/7/2020).

Viral Kue Klepon Disebut Tidak Islami, Ulama: Dalam Al-Quran Hanya Halal dan Haram

Viral Gedung Kebakaran, 2 Pria Ini Duduk Santai, Warganet Sebut Mereka Berasa Nonton Layar Tancap

Asosiasi hewan Malaysia menuntut agar pemerintah meningkatkan jenis konsekuensi yang ditanggung oleh penyalahguna hewan di bawah UU Kesejahteraan Hewan 2015 dengan memasukkan cambuk bagi mereka yang menyebabkan kematian karena cedera pada hewan.

“Diharapkan tidak ada yang membela kekerasan hewan dengan membuat alasan bahwa pelaku itu gila. Biarkan pengadilan memutuskan ketika ada keraguan yang masuk akal tentang status mental pelaku.

Asosiasi juga memuji para saksi yang secara aktif melaporkan kasus-kasus pelecehan hewan dan mendorong orang lain untuk melakukan hal yang sama," lanjut postingan Facebook Malaysia Animal Association Rabu, (22/7/2020).

Viral Video Tiga Wanita Didekati Beruang Hitam, Satu Orang Malah Manfaatkan Kesempatan Berselfie

Hingga kini, video tersebut viral di media sosial, telah mendapatkan reaksi sebanyak 3,1 ribu likes, 1,3 ribu kali dibagikan dan telah dikomentari lebih dari 1,5 ribu kali oleh pengguna Facebook.

Setelah video itu beredar, banyak netizen telah mengecam atas tindakan kekejaman terhadap hewan tersebut. (Serambinews.com/Firdha Ustin)

Penulis: Firdha Ustin
Editor: Hadi Al Sumaterani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved