Breaking News:

Berita Aceh Utara

Berpura-pura Beri Bantuan, Pria Bermasker Rampok Pasutri di Aceh Utara

Pasangan suami istri (pasutri) yang sudah lanjut usia (lansia) di Desa Jeumpa Beureughang Kecamatan Tanah Luas, Kabupaten Aceh Utara pada....

Penulis: Jafaruddin | Editor: Jalimin
Google
Ilustrasi 

Laporan Jafaruddin I Aceh Utara

SERAMBINEWS.COM,LHOKSUKON – Pasangan suami istri (pasutri) yang sudah lanjut usia (lansia) di Desa Jeumpa Beureughang Kecamatan Tanah Luas, Kabupaten Aceh Utara pada Rabu (22/7/2020) sore dirampok seorang pria yang memakai masker dan topi.

Pria tersebut berhasil membawa kabur 25 mayam emas berupa kalung dan gelang milik korban dengan menggunakan sepeda motor.

Pasutri itu adalah Saudah (65) dan suaminya Ibrahim (70). Kini kasus tersebut dalam proses penyelidikan polisi.

“Ibrahim saat itu sedang berada di luar rumah. Sedangkan istrinya yang sudah lama sakit sedang berada dalam kamarnya,” ujar Keuchik Jeumpa Beureughang Muhammad Nasir kepada Serambi, Kamis (23/7/2020).

Tiba-tiba ia melihat seorang pria parkir sepeda motor (sepmor) jalan, depan pintu pagar rumahnya. Pria tersebut memakai masker dan topi, sehingga tak terlihat wajahnya. Lalu pria itu setelah memberi salam langsung menghampiri Ibrahim.

“Pria itu menyampaikan bahwa dia membutuhkan fotocopi KTP korban dan KK, karena akan menyalurkan bantuan,” ujar Keuchik.

Mendengar akan mendapatkan bantuan kata keuchik, Ibrahim langsung masuk ke dalam rumah untuk mengambil fotocopi KTP dan KK. Namun, ternyata pria tersebut juga masuk ke dalam rumah korban.

Setelah menyerahkannya, kemudian Ibrahim menyilakan pria itu untuk duduk, karena dia akan mengambil minum untuk tamunya tersebut.

Saat kakek Ibrahim berada di dapur untuk membuatkan minum, pria itu ternyata langsung merampas gelang emas dan kalung yang dipakai Saudah. Namun, Saudah yang sudah lama sakit, tak mampu melawannya,” katanya. Sehingga pria berhasil merampas emas dengan jumlah 10 mayam emas dengan taksiran harga Rp 25 juta.

Saudah sempat mengabari suaminya yang berada di dapur, ketika pria itu sedang merampas gelang dan kalung. Namun, ia tidak mampu bersuara keras. Lalu ketika Ibrahim melihat pria tersebut, ternyata sudah berada di atas sepeda motornya. Kemudian pria tersebut langsung kabur ke arah Keude Blang Jruen.

“Pria itu berkomunikasi dengan korban dalam bahasa Aceh. Kendati tak mengenali wajah pria tersebut, tapi korban tidak menaruh curiga, apalagi berpura-pura akan memberikan bantuan,” ungkap Keuchik. Tak lama kemudian baru tiba polisi.(*)

Bupati Aceh Selatan Tandai Pembangunan Pabrik Kelapa Sawit Berkapasitas 45 Ton

Jet Tempur Eurofighter Typhoon Incaran Prabowo, Ini 4 Kecanggihannya, Punya Sensor Tak Tertandingi

Polisi Malaysia Bongkar Sindikat Penyelundupan Migran, Transit Ditengah Laut, Ada dari Indonesia

 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved