Rabu, 15 April 2026

Berita Aceh Besar

Warga Aceh Besar Dirugikan Atas Penghentian Jalan Tembus Jantho - Lamno, Ini Penjelasan Sekda

Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Besar, Drs Iskandar MSI, mengatakan, persoalan DPRA setujui pembatalan MoU proyek multiyears 2020-2022, ini adalah...

Penulis: Asnawi Luwi | Editor: Jalimin
For Serambinews.com
Sekretaris Daerah Kabupaten Aceh Besar, Drs Iskandar MSi. 

Laporan Asnawi Luwi |Aceh Besar 

SERAMBINEWS.COM, JANTHO  - Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Besar, Drs Iskandar MSi mengatakan, persoalan DPRA setujui pembatalan MoU proyek Multiyears tahun 2020-2022, ini adalah tindakan yang merugikan Kabupaten Aceh Besar.

Pasalnya, saat ini mereka sedang mengembangkan pembangunan jalan tembus Jantho - Lamno, Kabupaten Aceh Jaya.

"DPRA coba berpikir cerdas sedikitnya dan tindakan ini bagi kami telah merugikan rakyat Kabupaten Aceh Besar. Proyek Multiyear ini sudah ada MoU antara Gubernur Aceh dengan DPRA dan telah menjadi Qanun Daerah," ujar Sekda Aceh Besar, Drs Iskandar MSi kepada Serambinews.com, Kamis (23/7/2020).

Menurut Sekda Aceh Besar ini, proyek pembangunan jalan tembus Jantho- Lamno ini sudah lama dimulai pekerjaan dengan mengalokasikan anggaran mencapai Rp 142 miliar untuk menuntaskan pembangunan jalan tembus dari Jantho menghubungkan Aceh Besar ke Lamno yang ditaksir memiliki jarak sekitar 38 kilometer hingga tahun 2022.

Saat ini, menurut Sekda Aceh Besar, proyek pekerjaan jalan tersebut telah mencapai 70 persen pekerjaan selesai untuk diaspal dan ditargetkan tahun 2022 proyek jalan Jantho-Lamno tuntaskan dikerjakan sehingga menjadi akses transportasi  dan perekonomian.

Menurut Iskandar, saat ini yang dibutuhkan beberapa pembangunan jembatan dan membelah pegunungan agar jalan lebar agar mudah dilalui dan ini membutuhkan sangat besar, makanya dengan adanya proyek tahun jamak ini mereka berharap proyek itu dapat dituntaskan tahun 2022 mendatang.

Tetapi, saat ini, setelah DPRA Setujui Pembatalan MoU proyek Multiyears. Ini artinya, proyek yang selama ini telah dikerjakan bakalan terbengkai dan terancam menjadi bangunan yang tidak bermanfaat karena tidak tuntas dikerjakan.

"Setelah selesai proyek jalan Jantho- Lamno, mereka  merencanakan pembangunan jalan tembus Jantho-Keumala untuk tujuannya mengembangkan ibu Kota Aceh Besar di Jantho," ujar Iskandar.(*)

Ketika Peran Ibu-ibu di Pedalaman Aceh Utara, Ikut Membantu TNI dalam Penyiapan Cluster Perikanan

Pangkosek Hanudnas III Kunjungi Lhokseumawe, Ini Agendanya

Posting Ceramah Ustadz Somad Soal Konten Sedekah, Baim Wong Tersentil: Apakah Sudah Benar Atau Belum

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved