Senin, 18 Mei 2026

Dua Korban Kebakaran Tidak Dapat Bantuan

Dua korban kebakaran di Kampung Ujung, Kecamatan Singkil, Aceh Singkil, mengaku luput dari bantuan

Tayang:
Editor: hasyim
Dok: Aini
Bupati Aceh Singkil, Dulmusrid, menyerahkan bantuan program pemberdayaan ekonomi kepada korban kebakaran di Desa Ujung, Singkil, Kamis (16/7/2020). 

SINGKIL - Dua korban kebakaran di Kampung Ujung, Kecamatan Singkil, Aceh Singkil, mengaku luput dari bantuan pemulihan ekonomi pascabencana. Kedua korban kebakaran tersebut masing-masing adalah Syafrizal Tital dan Razali Toto.

Syafriazal Tital kepada Serambi, Sabtu (25/7/2020), mengatakan, program bantuan pemulihan ekonomi pascabencana itua pa pun alasannya semua korban harus mendapatkan. "Tapi malah yang bukan korban mendapatkannya," kata Syafrizal Tital.

Ia menuding, terjadi diskriminasi dalam pendataan di lapangan. Menurutnya ,tidak mungkin petugas pendata tidak tahu jika rumah dirinya serta Razali Toto ludes terbakar beserta isinya. "Tolong bapak-bapak yang terhormat jangan pula membakar hati kami," pintanya.

Syafrizal menjelaskan, rumah miliknya yang ludes terbakar merupakan tempat jualan nasi, penginapan, serta loket angkutan Singkil-Banda Aceh. Namun tutup sementara karena dirinya mencari peruntungan dengan membuka usaha di Pulau Banyak. "Pada saat kebakaran itu, saya sudah seminggu berdua dengan anak di rumah dan bersiap-siap buka kembali, tapi keburu terjadi kebakaran," ungkapnya.

Menurut Syafrizal, lebih menyedihkan lagi nasib Razali Toto. Sebab, Razali merupakan orang tua sakit-sakitan yang tinggal berdua dengan adik perempuannya berstatus janda. "Usaha mereka menjual es batu, tak juga dapat bantuan pemberdayaan ekonomi," sesalnya.

Seperti diketahui, Pada 20 Februari lalu, belasan rumah penduduk Ujung, Singkil, ludes terbakar. Dalam peristiwa itu, ratusan warga kehilangan tempat tinggal dan harta benda. Belakangan, korban kebakaran di Desa Ujung mendapat bantuan program pemulihan ekonomi pascabencana, Kamis (16/7/2020). Bantuan tersebut berasal dari Badan Penanggulan Bencana Aceh (BPBA).

Dari BPBA bantuan diserahkan secara simbolis kepada Bupati Aceh Singkil, Dulmusrid di Kantor BPBD di Pulo Sarok, Singkil. Setelah sepekan bantuan pemulihan ekonomi itu diserahkan kepada warga, ternyata muncul protes karena ada korban yang mengaku tak kebagian. Syafriazal Tital berharap, Pemkab Aceh Singkil mencari solusi agar semua korban mendapat bantuan pemulihan ekonomi pascamusibah.(de)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved