Senin, 11 Mei 2026

Luar Negeri

Ibadah Haji Gratis, Jamaah Dikarantina di Hotel Mekkah, Pakai Gelang Elektronik

Seluruh jamaah pada musim haji 2020 ini yang telah tiba di Mekkah Arab Saudi langsung dikarantina.

Tayang:
Editor: M Nur Pakar
AFP/Saudi Ministry of Hajj and Umra
Petugas mensterilkan barang bawaan jamaah haji di lobi hotel, dekat Masjidil Haram, Mekkah, Arab Saudi, Minggu (26/7/2020). 

SERAMBINEWS.COM MEKKAH - Seluruh jamaah pada musim haji 2020 ini yang telah tiba di Mekkah Arab Saudi langsung dikarantina.

Mereka yang digratiskan dari biaya haji diisolasi di hotel Mekkah dengan tangan terpasang gelang elektronik.

Mereka juga mendapat jatah makanan tiga kali sehari yang dikirim ke kamar hotel masing-masing.

Jamaah mulai tiba di Mekah pada Sabtu (25/7/2020) dengan jumlah turun drastis, hanya sekitar 1.000 orang.

Dilansir AP, Senin (27/7/2020), mereka telah mengikuti seleksi dari puluhan ribu calon dan terpilih menjadi jamaah musim haji 2020 ini.

Ibadah Haji, yang dimulai pada Rabu (29/7/2020, biasanya menarik sekitar 2,5 juta orang selama lima hari ibadah.

Itu menjadi salah satu pertemuan orang-orang terbesar di seluruh dunia.

Tahun ini, Kementerian Haji Arab Saudi mengatakan 1.000 orang yang sudah tinggal di kerajaan itu diizinkan untuk melakukan ibadah haji.

Kasus Harian Virus Corona Arab Saudi Turun, Baik Kasus Baru Maupun Kematian

Kota Mekkah Mulai Terima Jamaah Haji 2020, Hanya Terbatas Bagi 1.000 Orang Terpilih

Jamaah Haji 2020 Harus Melewati  Miqat, Pertama Dalam Sejarah Haji

Dua pertiga dari jamaah haji berasal dari warga asing di Arab Saudi dan sepertiga warga negara Arab Saudi.

Kerajaan memiliki salah satu wabah virus Corona terbesar di Timur Tengah.

Saat ini, sudah lebih dari 266.000 infeksi virus Corona dilaporkan, termasuk 2.733 kematian.

Fatin Daud, seorang warga Malaysia berusia 25 tahun yang belajar bahasa Arab di Arab Saudi, termasuk orang yang terpilih.

Dia menjadi di antara segelintir orang yang permohonan hajinya disetujui.

Setelah terpilih, pejabat Kementerian Kesehatan datang ke rumahnya untuk menguji Covid-19.

Kemudian diberi gelang elektronik untuk memonitor gerakannya dan karantina selama beberapa hari di rumah.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved