Banjir di Subulussalam
Banjir Subulussalam juga Rendam Puluhan Rumah di Rikit, Namo Buaya, Sultan Daulat
Dikatakan, ada sekitar 20 unit rumah penduduk di Dusun Rikit, Desa Namo Buaya, Kecamatan Sultan Daulat terendam banjir hingga puluhan Centimeter.
Penulis: Khalidin | Editor: Nur Nihayati
Dikatakan, ada sekitar 20 unit rumah penduduk di Dusun Rikit, Desa Namo Buaya, Kecamatan Sultan Daulat terendam banjir hingga puluhan Centimeter.
Laporan Khalidin I Subulussalam
SERAMBINEWS.COM, SUBULUSSALAM – Banjir yang melanda sejumlah desa di Kota Subulussalam juga merendam puluhan rumah masyarakat di sana.
Kepala Desa Namo Buaya, Rahmad Sagala yang dikonfirmasi Serambinews.com, Selasa (28/7/2020) mengatakan puluhan rumah masyarakat terendam banjir.
Menurut Rahmad, banjir mulai terjadi sekitar pukul 05.00 WIB atau sewaktu subuh tadi pagi. Banjir terjadi akibat meluapnya sungai Batu-Batu di Dusun Rikit yang melintas di Desa Namo Buaya.
Dikatakan, ada sekitar 20 unit rumah penduduk di Dusun Rikit, Desa Namo Buaya, Kecamatan Sultan Daulat terendam banjir hingga puluhan Centimeter.
“Banjir juga merendam rumah warga saya, ada 20 rumah terendam air banjir,” kata Rahmad
Lebih jauh disampaikan, banjir melanda kawasan tersebut setelah hujan deras terus menerus sejak Senin (27/7/2020) siang kemarin.
• BREAKING NEWS: Banjir Landa Subulussalam, Jalan Nasional Terendam, Lalu-lintas ke Tapaktuan Lumpuh
• Ini Lokasi dan Jumlah Desa di Subulussalam Terendam Banjir, Jalur Aceh-Medan Masih Lumpuh
• Hujan Lebat dan Angin, Pohon Tumbang Timpa Rumah di Nagan Raya
Rahmad mengaku jika banjir kini makin meninggi dan arus di sana juga kian menguat. ketinggian banjir mencapai satu meter dan diperkirakan akan bertambah.
Puluhan kendaraan yang melaju dari arah Meulaboh menunu Medan via Kota Subulussalam maupun sebaliknya terperangkap di lokasi banjir.
Seperti berita sebelumnya, banjir akibat hujan deras yang mengguyur Kota Subulussalam dan sekitarnya melanda tiga desa di daerah ini, Selasa (28/7/2020).
Selain di Dusun Rikit, Desa Namo Buaya, Kecamatan Sultan Daulat, banjir juga merendam badan jalan nasional di Desa Singgersing serta Danau Teras atau Tambar Lihe.
“Tapi di Singgersing kendaraan masih bisa melintas, di Rikit Namo Buaya sama sekali lumpuh,” kata Rahmat Fadli, Camat Sultan Daulat
Berdasarkan informasi, selain di Sultan Daulat, banjir akibat hujan yang saban hari melanda Subulussalam juga terjadi di Kecamatan Simpang Kiri.
Banjir melanda kawasan Danau Teras atau Tambar Lihe hingga meluap ke badan jalan nasional di sana.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/banjir-yang-merendam-badan-jalan-nasional-aceh-medan-tepatnya-dusun-rikit.jpg)