Banjir Rendam Singkil
Jalan Singkil-Singkil Utara Terendam Banjir, Ini Penyebabnya
Camat Singkil Utara, Amril mengatakan, penyebab utama banjir terhambatnya saluran pembuangan air di jembatan menuju Rumah Tahanan Cabang Singkil.
Penulis: Dede Rosadi | Editor: Nurul Hayati
Camat Singkil Utara, Amril mengatakan, penyebab utama banjir terhambatnya saluran pembuangan air di jembatan menuju Rumah Tahanan Cabang Singkil.
Laporan Dede Rosadi I Aceh Singkil
SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Jalan Singkil-Singkil Utara, di kawasan Ketapang Indah depan kantor camat Singkil Utara, Kabupaten Aceh Singkil, menjadi 'langganan' banjir.
Setiap musim penghujan, jalan menuju ibu kota kabupaten itu selalu tergenang banjir.
Kondisi tersebut terus berulang setiap tahun.
Nahasnya lagi, bukan hanya jalan yang terendam banjir.
Perkantoran dan rumah penduduk yang ada di lokasi turut menjadi korban.
Selain faktor alam berupa hujan deras.
• Kepala Dinas Koperasi UKM dan Perindag Abdya Diberhentikan, Ini Alasannya
Lalu apa penyebab kawasan tersebut menjadi daerah 'langganan' banjir?
Camat Singkil Utara, Amril mengatakan, penyebab utama banjir terhambatnya saluran pembuangan air di jembatan menuju Rumah Tahanan Cabang Singkil.
Hal itu terjadi karena, ada sisa material jembatan tidak dibuang, ketika pembangunan jembatan baru.
"Tidak lancarnya pembuangan air disebabkan oleh adanya bekas jembatan yang tidak dibuang atau dihancurkan yang berada di bawah jembatan depan Rutan Singkil," kata Amril, Rabu (29/7/2020).
Menurut Amril, pihaknya sudah mencoba membobol bekas jembatan yang menghalangi air.
Sayang gagal, lantaran perlu perhitungan teknis.
"Kalau dipaksakan bisa merusak jembatan yang ada sekarang," ujarnya.
• Ini Jumlah dan Identitas Korban Angin Puting Beliung di Aceh Utara
Langkah lain, harus dilakukan perbaikan tanggul di belakang Rumah Tahanan Cabang Singkil, sampai ke arah Muara Pea.
Selain perbaikan, di lokasi yang sama juga harus dilakukan normalisasi sungai.
Lantaran sudah mengalami pendangkalan.
Jalan Singkil-Singkil Utara, di kawasan Ketapang Indah, tepatnya di depan kantor camat Singkil Utara, Kabupaten Aceh Singkil, terendam banjir, Rabu (29/7/2020).
Panjang jalan yang terendam air 200 meter lebih.
Kedalamannya mencapai sebetis orang dewasa.
Kendaraan masih memaksa melintas.
Namun cukup berbahaya, sebab di lokasi banyak anak-anak bermain banjir.
Kemudian kendaraan berisiko mati di tengah jalan, akibat air masuk ke mesin.
Untuk menghindari risiko tersebut, pengendara bisa mengambil jalan alternatif melalui pemukiman Gosong Telaga.
Dari arah Singkil, sampai di SMA Negeri 1 Singkil Utara, belok ke kanan terus masuk ke pemukiman penduduk.
Lalu ke luar di jembatan AMD.
Sebaliknya dari arah Gunung Meriah, sampai di jalan menuju objek wisata Pantai Cemara Indah, pengendara belok ke kiri.
Setelah melewati jembatan AMD, belok kanan masuk pemukiman penduduk Gosong Telaga dan ke luar di samping SMA Negeri 1 Singkil Utara.
• Dua Warga Langsa Positif Covid-19, Riwayat Perjalanan Medan dan Jakarta
Banjir mulai masuk ke jalan Singkil-Singkil Utara, di kawasan depan kantor Camat Singkil Utara, sejak tadi malam.
Namun mulai dalam menjelang siang, akibat air kiriman mulai datang.
Banjir juga merendam kantor camat Singkil Utara, Pos Koramil Singkil Utara, dan Kantor Urusan Agama (KUA) Singkil Utara.
Di kantor pemerintah itu air masuk ke bagian lantai.
Selain itu, banjir merendam rumah warga Desa Ketapang Indah yang ada di sekitar kantor camat.
"Sejak tadi malam mulai masuk air ke jalan," kata Amril Camat Singkil Utara. (*)
• Kepala Dinas Koperasi UKM dan Perindag Abdya Diberhentikan, Ini Alasannya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/air-yang-ke-luar-dari-bawah-jembatan-menuju-rutan-cabang-singkil-tidak-lancar.jpg)