Update Corona di Aceh
Pengamat Kebijakan Publik Aceh Minta Pemerintah Aceh Sediakan RS Khusus Corona, Sarankan RSU Fakinah
Dengan demikian tak lagi ditangani di Rumah Sakit Umum dr Zainoel Abidin (RSUDZA) Banda Aceh yang bercampur dengan pasien umum lainnya
Penulis: Asnawi Luwi | Editor: Mursal Ismail
Seperti diberitakan Serambinews.com kemarin bahwa pada Rabu (29/7/2020), tambahan kasus Covid-19 di Aceh meningkat sangat tajam.
Dalam sehari, 45 orang yang terkonfirmasi positif corona. Ini rekor tertinggi di Aceh sejak medio Maret lalu.
Informasi tentang bertambahnya jumlah kasus Covid-19 tersebut diperoleh Serambinews.com dari Kepala Dinas Kesehatan Aceh, dr Hanif di Banda Aceh, Rabu siang
Menurut Hanif, sebagian dari 52 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 itu diketahui berdasarkan hasil pemeriksaan swab berbasis real time polymerase chain reaction (RT-PCR) di Laboratorium Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Unsyiah, Banda Aceh.
Sebagian lainnya diketahui positif Covid-19 dari hasil uji swab di Laboratorium Balitbangkes Aceh yang berlokasi di Gampong Bada, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar.
Berdasarkan tempat domisilinya, para pasien baru itu terbanyak bermukim di Bener Meriah, mencapai sebelas orang, Aceh Tamiang delapan, Bireuen enam, Aceh Besar enam, Lhokseumawe empat, Aceh Selatan dan Aceh Tengah masing-masing tiga kasus.
Empat orang lagi masing-masing berasal dari Aceh Barat Daya, Pidie, Banda Aceh, dan Aceh Utara.
Rinciannya
Pasien positif Covid-19 di Aceh hari ini yang berasal dari Bener Meriah adalah MA (30), Rd (?), RS (27), DS (19), Saf (26), dan FR (27), semuanya laki-laki.
Sedangkan yang perempuannya terdiri atas AZ (43), Far (27), FA (34), SA (41), dan RP (28).
Warga yang positif Covid-19 di Aceh Tamiang hari ini adalahSB (36), HP (26), Nur (28), At (21), FY (47), GM (35), dan Nl (33), seluruhnya perempuan.
Satu-satunya pasien pria di kabupaten yang berbatasan dengan Provinsi Sumatera Utara ini adalah HU (28).
Berikutnya, positif Covid-19 dari Bireuen adalah Ka (15), Nj (24), UN (45), Mm (36), semuanya perempuan. Dua orang lagi laki-laki, yakni AM (36) dan RMA (70).
Pasien terakhir ini sudah berada di Rumah Sakit Umum dr Zainoel Abidin (RSUZA) Banda Aceh.
Enam orang lainnya dari Aceh Besar adalah MNS (53), AJ (58), RA (58), MA (70), dan EK (27), seluruhnya laki-laki. Satu-satunya perempuan adalah CSY (12).