Breaking News:

Ruang RICU dan Pinere 1 RSUZA Penuh, Sebagian Pasien Dialih ke Asrama Haji

Dua ruang tempat biasanya pasien Covid-19 diisolasi dan dirawat di RSUZA kini dalam keadaan penuh.

FOR SERAMBINEWS.COM
Direktur RSUZA Banda Aceh, Dr dr Azharuddin SpOT K-Spine FICS 

Sebagai solusinya, sebagian pasien mulai dialihkan ke Asrama Haji Banda Aceh dengan kapasitas 210 bed.

Asrama ini kebetulan sedang kosong karena tidak ada pemberangkatan haji dari Aceh dan seluruh Indonesia ke Saudi Arabia tahun ini.

"Saat ini baru terisi 29 bed di asrama haji. Mereka yang dirawat di sana adalah mahasiswa PPDS (program pendidikan dokter spesialis, red) dan transporter yang positif Covid, maupun mereka yang menunggu hasil swab," rinci Azhar.

5 YouTuber Indonesia Terlaris dengan Penghasilan Tertinggi, Baim Wong Masih Memimpin

Satu Keluarga di Aceh Barat Positif Corona Sempat Tolak saat Dibawa ke RS Beureugang untuk Dirawat

Ia sangat berharap rumah sakit-rumah sakit daerah di seluruh Aceh mampu merawat sendiri pasien Covid-19.

Apalagi Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Aceh sudah mengimbaunya melalui bupati/wali kota.

Azharuddin menambahkan bahwa tiga hari lalu berlangsung rapat terbatas jajaran kesehatan Aceh dengab Plt Gubernur, Nova Iriansyah MT.

"Alhamdulillah beliau mengakomodir masukan-masukan dan langkah antisipatif jika eskalasi tambahan kasus positif Covid-19 bertambah banyak. Termasuk persetujuan beliau kita gunakan Asrama Haji Banda Aceh untuk yang positif Covid tapi yang bergejala ringan atau yang tanpa gejala," ujar Azhar.

WHO Puji Arab Saudi dalam Pelaksanaan Haji 2020 di Tengah Pandemi Virus Corona

Dosen senior Fakultas Kedokteran Universitas Syiah itu juga menyatakan umumnya para dokter (spesialis, PPDS, maupun paramedis) sudah diberi panduan, baik obat-obatan, supplemen, dan lain-lain, termasuk jadwal periksa ulang RT-PCR-nya.

"Mereka umumnya sangat 'compliance' dan patuh, agar mereka juga bisa cepat bisa sembuh dan berkumpul kembali dengan keluarga dan orang-orang terdekatnya," kata Dr Azharuddin.

Pimpinan Pesantren yang Dikabarkan Positif Covid-19 Sembuh dan Sudah Pulang dari RSUZA

Menurut Azhar, meski Ruang RICU dan Pinere 1 kini penuh, tapi layanan di lini terdepan, yakni di Instalasi Gawat Darurat (IGD) Covid-19 RSUZA tetap berjalan dengan protokol kesehatan yang ketat.

Ia juga mempertegas bahwa IGD RSUZA tidak pernah berhenti melayani pasien.

Yang ada cuma pembersihan/disterilkan 3,5 jam  ditambah prosedur pembersihan (dekontaminasi) dua jam, sesuai standard operating prosedure (SOP).

Setelah itu, IGD dapat berfungsi kembali seperti sedia kala hingga hari ini. (*)

Penulis: Yarmen Dinamika
Editor: Amirullah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved