Breaking News:

Berita Banda Aceh

Hiswanamigas Aceh: Elpiji 3 Kg Tidak Langka, Tapi Banyak Digunakan oleh Warga yang Tak Berhak

Gas melon bersubsidi tersebut jatah masyarakat miskin dan memang diperuntukkan bagi warga yang tingkat ekonominya rendah

Hiswanamigas Aceh: Elpiji 3 Kg Tidak Langka, Tapi Banyak Digunakan oleh Warga yang Tak Berhak
FOR SERAMBINEWS.COM
Bendahara Umum Hiswanamigas Aceh, Nahrawi Noerdin

Gas melon bersubsidi tersebut jatah masyarakat miskin dan memang diperuntukkan bagi warga yang tingkat ekonominya rendah

Laporan Misran Asri | Banda Aceh

SERAMBINEW.COM, BANDA ACEH - Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswanamigas) Aceh, meminta sekaligus mengajak warga yang mampu dari segi ekonomi dan finansial, untuk tidak menggunakan gas elpiji subsidi 3 kg.

Pasalnya gas melon bersubsidi tersebut jatah masyarakat miskin dan memang diperuntukkan bagi warga yang tingkat ekonominya rendah, sesuai dengan Surat Edaran Gubernur Aceh Tahun 2019.

Namun, kondisi tersebut tidak mau dipahami oleh sebagian besar warga yang mampu, sehingga mereka yang merasa berkecukupan dalam segi ekonominya sudah merampas hak-hak kaum papa, tanpa merasa bersalah.

"Fakta itu yang terjadi, dimana warga yang merasa mampu dari segi ekonomi merampas hak si miskin. Harusnya mereka malu menggunakan gas elpiji bersubsidi 3 kg. Karena, gas elpiji 3 kg itu peruntukkannya bagi mereka yang kurang mampu. Hal itu lah yang selama ini terjadi dan tidak pernah disadari," kata Bendahara Umum Hiswanamigas Aceh, Nahrawi Noerdin, kepada Serambinews.com, Minggu (2/8/2020).

Penegasan tersebut diungkapkan Nahrawi Noerdin, menyikapi pemberitaan gas elpiji subsidi 3 kg sulit ditemukan di Aceh Utara, beberapa hari lalu menjelang Hari Raya Idul Adha 1441 H.

Raja Arumbi Miliki 100 Istri, 72 Diantaranya Merupakan Warisan Sang Ayah, Segini Jumlah Anaknya

Ia pun menerangkan Hiswanamigas Aceh juga sudah mengampanyekan 'budaya malu' yang targetnya agar dipahami oleh masyarakat Aceh yang mampu untuk tidak menggunakan gas elpiji subsidi 3 kg.

"Jangan rampas jatah saudara-saudara kita yang miskin dan sangat membutuhkan gas elpiji 3 kg tersebut. Karena mereka yang mampu ikut menikmati gas elpiji subsidi 3 kg itu, maka gas melon tersebut jadi sulit ditemukan di pasaran, bahkan pangkalan," ungkap Awi, sapaan akrab bagi Nahrawi Noerdin.

Ia pun kembali menerangkan bahwa tidak cukupnya gas elpiji menjelang Lebaran Idul Adha 1441 H di beberapa kabupaten kota di Aceh, seperti, Aceh Utara, Lhokseumawe dan Bireuen, karena banyak orang-orang yang tidak berhak masih menggunakan gas 3 kg.

Karena, di satu sisi kuota gas 3 kg tercukupi bagi masyarakat miskin di semua kabupaten/kota, justru kenyataannya dirampas oleh mereka yang mampu.

Halaman
12
Penulis: Misran Asri
Editor: Ibrahim Aji
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved