Breaking News:

Kasus Temuan Mayat di Kebun, Polisi Masih Periksa Saksi  

Polres Aceh Barat hingga kini masih memeriksa saksi dalam kasus pembacokan Abdullah (38), warga Desa Peulanteu, Kecamatan Arongan Lambalek

SERAMBINEWS.COM/SA'DUL BAHRI
Kapolres Aceh Barat, AKBP Andrianto Argamuda. 

MEULABOH - Polres Aceh Barat hingga kini masih memeriksa saksi dalam kasus pembacokan Abdullah (38), warga Desa Peulanteu, Kecamatan Arongan Lambalek, Aceh Barat. Seperti diketahui, Abdullah ditermukan meninggal di kebun pada Minggu (26/7/2020) dengan bekas luka tebasan di lehernya. Abdullah diduga kuat merupakan korban pembunuhan, namun polisi masih terus bekerja guna mengungkap pelakunya.

“Saat ini baru dua saksi yang kita periksa. Berdasarkan petunjuk yang kita dapat, pada Senin (3/8/2020) mendatang akan kita periksa kembali saksi lain dalam jumlah banyak,” ungkap Kapolres Aceh Barat, AKBP Andrianto Argamuda, melalui Kasat Reskrim AKP Parmohonan Harahap, kepada Serambi, Sabtu (1/8/2020). Terkait kasus tersebut, menurutunya, polisi akan terus bekerja guna mengungkap kasus kematian Abdullah yang ditemukan dalam kondisi leher luka akibat bekas tebasan.

Seperti diberitakan sebelumnya, kasus tersebut berawal pada Minggu (26/7/2020) sekitar pukul 11.30 WIB, saat adik kandung korban Sitin Erlina (35) mencari Abdullah di kebun milik korban. Sebab, sejak Sabtu (25/7/2020) malam, Abdullah tidak pulang ke rumah. Setibanya di kebun, Sitin melihat abangnya sudah tergeletak di tanah dengan posisi telungkup.

Melihat hal itu, Sitin memanggil dan meminta bantuan kepada M Said Hus (50) yang kebetulan sedang istirahat pada pondok di kebun miliknya yang tidak jauh dari lokasi kebun milik korban. Mendapat kabar tersebut, M Said langsung memanggil keuchik, kepala dusun, dan warga lain. Kemudian, aparat desa langsung melaporkan kasus itu ke Polsek guna dilakukan penanganan dan mengevakuasi korban.

Hasil pemeriksaan, ditemukan satu luka bacok atau tebasan di leher korban. Sedangkan bagian tubuhnya yang lain tidak ada bekas luka. Kasus tersebut sekarang dalam penanganan polisi guna mengungkap pelakunya. (c45)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved