Breaking News:

Luar Negeri

Korban Dokter Kematian India Jadi Santapan Buaya

Para korban dokter kematian India, ternyata mayatnya menjadi santapan buaya. Dia yang dipenjara seumur hidup karena membunuh sopir truk.

Editor: M Nur Pakar
Foto: Quora
Buaya di salah satu sungai India 

Dia juga terlibat pembunuhan sopir truk dan taksi di Haryana, Uttar Pradesh dan Rajasthan.

Polisi India Tangkap Dokter Kematian, Habisi 100 Pengemudi Truk dan Taksi di India

China Kerahkan Puluhan Ribu Tentara dan Bangun Infrastruktur di Uttarakhand, India

Toyota Uji Fortuner Facelift di India

Polisi menuduh Sharma pertama kali menjadi perhatian pihak berwenang dua dekade lalu.

Atas keterlibatannya dalam keributan transplantasi ginjal ilegal dari 1994 sampai 2004.

Sharma, dengan bantuan dari dokter lain dan perantara, diduga mengatur setidaknya 125 transplantasi perdagangan organ manusia.

Polisi juga menuduhnya sebagai bagian dari geng yang menyewa taksi dan truk sebelum membunuh pengemudinya.

Dilansir HIndustanTimes, Sabtu (1/8/2020), dia merampok, kemudian menjual kendaraan.

"Mereka biasa membuang mayat di kanal Hazara di Kashganj, Uttar Pradesh, yang memiliki banyak buaya, sehingga mayat tidak ada lagi," kata Paweriya.

Sharma kemudian dihukum karena enam pembunuhan, kata polisi.

Tetapi Paweriya menambahkan ia telah mengakui melakukan lebih banyak lagi.

"Dia mengungkapkan telah menjadi dalang lebih dari 50 pembunuhan " kata pernyataan itu.

Laporan media pada periode itu menunjukkan dia telah melakukan lebih dari 100 pembunuhan pengemudi taksi yang kasusnya terdaftar di Delhi, UP, Haryana dan Rajasthan.

Sharma mengatakan kepada polisi dia bebas bersyarat untuk pindah ke Delhi dan berharap memulai kehidupan baru.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved