Senin, 4 Mei 2026

Presiden Xi Jinping: Militer China Harus Jadi Pasukan Kelas Dunia

Xi mengatakan, PKC selalu berusaha membangun pertahanan nasional yang kuat dan kekuatan militer yang kuat

Tayang:
Editor: Amirullah
Kementrian Pertahanan RRC
Presiden China, Xi Jinping saat menghadiri latihan militer di Laut China Selatan pada Kamis (13/4/2018) (Kementrian Pertahanan RRC) 

SERAMINEWS.COm - Presiden China yang juga Sekretaris Jenderal Komite Pusat Partai Komunis China (PKC) Xi Jinping menekankan perlunya memajukan modernisasi pertahanan nasional dan angkatan bersenjata China.

Xi membuat pernyataan saat memimpin sesi studi kelompok Biro Politik Komite Pusat PKC tentang penguatan modernisasi pertahanan nasional dan angkatan bersenjata, yang diadakan, Kamis (30/7).

Mengutip Xinhua, untuk menegakkan dan mengembangkan sosialisme dengan karakteristik China dan mencapai peremajaan nasional, Xi memastikan pembangunan dan keamanan, serta memastikan upaya untuk membuat negara makmur dan upaya untuk membuat militer yang kuat, harus berjalan seiring.

"Modernisasi pertahanan nasional dan angkatan bersenjata harus sejalan dengan proses modernisasi negara, dan kemampuan militer harus sesuai dengan kebutuhan strategis nasional," kata Xi.

BREAKINGNEWS: Hasil Swab 5 Pasien Dirawat RSUD Nagan Raya Positif Covid-19, Dua Telah Meninggal

Rocky Gerung Soroti Keluarga Jokowi Maju ke Pilkada 2020, Sebut Istana Buta Demokrasi

3 Cara Mudah Menghilangkan Bau Prengus Daging Kambing, Lakukan Langkah Ini

Xi mengatakan, PKC selalu berusaha membangun pertahanan nasional yang kuat dan kekuatan militer yang kuat, dan telah membuat prestasi besar dalam hal ini.

Pada tahun ini, Tiongkok akan mencapai target dan misi untuk memperkuat pertahanan nasional dan angkatan bersenjata untuk tahun 2020.

Serta memulai perjalanan baru menyelesaikan modernisasi pertahanan nasional dan angkatan bersenjata, dan untuk mengubah militer Tiongkok menjadi pasukan kelas dunia.

Xi mengatakan situasi keamanan China menghadapi ketidakpastian yang meningkat dan faktor-faktor destabilisasi.

Dia pun menyerukan misi yang lebih kuat dan lebih banyak upaya untuk mencapai perkembangan lompatan dalam modernisasi militer China.

Cuci Uang Menggunakan Mesin Cuci, Pria Ini Mengalami Kerugian Besar, Uangnya Hancur

Tinggal di Kamar Berantakan, Pria Ini Tak Sadar Tidur dengan Buaya Paling Berbahaya

Ini Jadwal Kepastian Tanggal Pencairan Gaji 13 PNS, TNI, Polri, Pensiunan

Pakar militer: China dalam kesiapsiagaan perang sangat tinggi di semua lini

Sebelumnya, pakar militer China menyebutkan, Tentara Pembebasan Rakyat Tiongkok (PLA) saat ini memiliki kesiapsiagaan perang yang sangat tinggi di semua lini.

"Tetapi, meskipun ada ketegangan, risiko konflik militer berskala besar tetap sangat rendah berkat kekuatan dan pencegahan strategis PLA," kata Wei Dongxu, pakar militer yang berbasis di Beijing, kepada Global Times.

Menurut Wei, Amerika Serikat (AS) tidak mungkin berbaris ke garis depan sendiri. Karena itu, negeri uak Sam mengambil keuntungan dari ketegangan antara India dan China di perbatasan yang disengketakan.

Melansir Global Times, mulai Rabu (1/5) selama lima hari, Badan Keselamatan Maritim China mengumumkan, PLA menggelar latihan militer di perairan Kepulauan Xisha di Laut China Selatan, dekat Vietnam.

AS Beri Sanksi Kepada Organisasi Paramiliter di China, terkait Pelanggaran HAM Terhdap Etnis Uighur

Surat kabar Vietnam, VN Express melaporkan, tidak ada kapal yang boleh memasuki wilayah di Laut Cina Selatan, yang Vietnam sebut sebagai Laut Timur, ketika latihan militer China tersebut sedang berlangsung.

Sumber: Bangka Pos
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved