Breaking News:

Berita Aceh Utara

Tanah Dalam Rumah Warga di Aceh Utara Longsor, Begini Kejadiannya

Kejadian tersebut sudah berlangsung lama dan kondisinya semakin parah dalam beberapa bulan terakhir ini.

Kiriman Rajuli
Tanah dalam rumah warga di Desa Blang Gunci Kecamatan Paya Bakong Aceh Utara kembali akbruk. Foto kiriman Rajuli 

Kejadian tersebut sudah berlangsung lama dan kondisinya semakin parah dalam beberapa bulan terakhir ini. 

Laporan Jafaruddin I Aceh Utara

SERAMBINEWS.COM, LHOKSUKON – Tanah dalam tiga rumah warga yang berada di daerah aliran sungai Desa Blang Gunci Kecamatan Paya Bakong, Aceh Utara pada Sabtu (1/8/2020) sekira pukul 19.00 WIB longsor.

kibat kejadian tersebut warga tak berani menempati rumah tersebut lagi karena khawatir akan ambruk ke aliran Sungai (Krueng red) Keureuto.

Kejadian tersebut sudah berlangsung lama dan kondisinya semakin parah dalam beberapa bulan terakhir ini.

Tiga rumah yang nyaris ambruk, karena tanah yang berada dalam rumah tersebut sudah longsor ke daerah sungai krueng keureuto, yaitu Hadijah (58), A Rasyid (62), Wardiah (58).

“Tadi malam saya mendapat informasi ada rumah warga yang hampir ambruk.

arena sebagian tanah yang berada dalam rumah itu sudah ambruk saat sedang magrib,” kata Rajuli pemuda Kecamatan Paya Bakong Aceh Utara, kepada Serambinews.com, Minggu (2/8/2020).

Simak, Bacaan Niat Sholat Tahajud dan Jumlah Rakaat serta Waktu Pelaksanaannya

Setelah India, Donald Trump Akan Blokir TikTok di Amerika Serikat

Empat Puskesmas Rujukan Diaktifkan Pasca RSUD Muyang Kute belum Beroperasi

Beruntung saat kejadian tersebut pemilik rumah tidak melaksanakan shalat di kamar ambruk tersebut, sehingga tak ada korban.

“Tapi meski tak ada korban jiwa, warga sangat ketakutan sekarang,” ujar Rajuli.

Sebab tiga rumah tersebut sudah sangat rawan ditempati lagi, karena itu warga tak berani menempati rumah tersebut setelah kejadian itu.

“Ini bukan kejadian baru, sudah lama kejadian ini terjadi di Desa Blang Gunci, karena tak ada penanganan yang maksimal, sehingga erosi terus menggerus belakang rumah dan kini sudah sampai ke rumah warga,” katanya.

Untuk mengantisipasi tersebut terjadi lagi, warga sudah mendirikan tenda sebagai tempat bermalam korban, karena tidak memungkinkan tidur dalam rumah tersebut.(*)

Penulis: Jafaruddin
Editor: Nur Nihayati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved