Breaking News:

Berita Aceh Tengah

Kasus Covid Meningkat, Pemkab Aceh Tengah Kembali Tunda Pembelajaran Tatap Muka

Pembelajaran tatap muka yang sudah diberlakukan lebih dua pekan terakhir untuk tingkat SMA sederajat di Kabupaten Aceh Tengah, untuk sementara waktu..

For Serambinews.com
Kadis Pendidikan Aceh Tengah, Uswatuddin. 

Laporan Mahyadi | Aceh Tengah

SERAMBINEWS.COM, TAKENGON – Pembelajaran tatap muka yang sudah diberlakukan lebih dua pekan terakhir untuk tingkat SMA sederajat di Kabupaten Aceh Tengah, untuk sementara waktu kembali dihentikan seiring dengan adanya peningkatan jumlah pasien positif covid-19 di daerah dingin itu.

Penundaan proses belajar mengajar secara tatap muka untuk SMP/SD sederajat, sesuai dengan Surat Edaran (SE) Bupati Aceh Tengah, Nomor : 094/330/2020 tentang penundaan pelaksanaan belajar tatap muka masa new normal Covid-19 Kabupaten Aceh Tengah yang dikeluarkan pada tgl 3 Agustus 2020.

Dalam surat keputusan tersebut, Bupati Aceh Tengah, mencabut surat keputusan yang sebelumnya telah diterbitkan pada tgl 10 Juli 2020 lalu, tentang pelaksanaan kebijakan belajar tatap muka masa new normal yang tertuang didalam surat keputusan Nomor : 094/3027/2020.

Di dalam surat edaran bupati tersebut, untuk jenjang SMA, SMP dan SD sederajat tetap melaksanakan proses belajar secara daring dan luring.

Sementara itu, untuk penundaan proses belajar mengajar secara tatap muda di masa new normal batas waktunya belum bisa dipastikan mengingat adanya warga yang terkonfirmasi postif terpapar virus corona.

Surat edaran Bupati Aceh Tengah itu, bukan hanya berlaku untuk lembaga pendidikan dibawah Dinas Pendidikan setempat, melainkan juga bagi lembaga pendidikan di bawah Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) seperti MI, MTs, dan MA.

Kepala Dinas Pendidikan, Kabupaten Aceh Tengah, Uswatuddin kepada Serambinews.com, Senin (3/8/2020) menyebutkan, rencana sebelumnya untuk belajar tatap muka siswa SMP dan SD sederajat, akan dilaksanakan serentak setelah libur Hari Raya Idul Adha 1441 Hijriah.

“Tapi dengan adanya surat edaran ini, sehingga proses belajar mengajar tatap muka untuk siswa SMP dan SD, juga ditunda,” kata Uswatuddin.

Menurutnya, penundaan proses belajar mengajar secara tatap muka tersebut, didasari dengan adanya beberapa warga Aceh Tengah yang terkonfirmasi positif Covid-19, sehingga Pemkab Aceh Tengah mengeluarkan kebijakan penundaan sementara waktu.

“Meski begitu, proses belajar tetap berlanjut secara daring maupun luring. Termasuk juga untuk pengawasa sekolah, tetap melakukan supervise secara daring,” jelasnya.

Uswatuddin menambahkan, berdasarakan surat keputusan Menteri Pendidikan, bahwa untuk daerah zona hijau dibenarkan untuk menggelar proses belajar mengajar tatap muka dengan melihat kesiapan sekolah menerapkan protokol kesehatan.

“Namun melihat kondisi akhir-akhir ini, sehingga kita terpaksa menunda proses belajar secara tatap muka sampai batas waktu yang belum ditentukan,” pungkasnya.(*) 

Jumlah Warga Aceh Tengah Terkonfirmasi Positif Covid-19 Meningkat

Penyanyi Tunisia Sonia Ben Ammar kembali ke Studio Rekaman

Tiga Warga Aceh Timur Positif Covid-19 Masih Jalani Isolasi Mandiri di Rumah

Penulis: Mahyadi
Editor: Jalimin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved