Kapal Pemkab Singkil Dibakar
Dinas Perikanan Minta Pemilik KM Inka Mina yang Diduga Dibakar OTK Lapor Polisi
"Kami sudah terima laporan, dan mengarahkan KUB Sa'adah lapor polisi," kata Saiful Umar.
Penulis: Dede Rosadi | Editor: Nurul Hayati
Namun, tidak juga dilakukan hingga bertahun-tahun.
Setelah dilakukan musyawarah, akhirnya pemilik pertama mengembalikan ke Dinas Perikanan.
Selanjutnya sekitar sebulan lalu, Dinas Perikanan menghibahkan kepada KUB Sa'adah dengan kesepakatan segera ditarik dari lokasi kandas untuk dimanfaatkan.
Sayang, sebelum dilakukan keburu terbakar.
"Karena dibiarkan saja, kami panggil pengelola pertama lalu dikembalikan ke Diskan. Kemudian sekitar sebulan lalu dihibahkan ke KUB Sa'adah," ujarnya.
Sebelum terbakar kapal tersebut, posisinya terdampar tiga tahun lalu sekitar 100 meter dari pinggir laut dekat muara Sungai Singkil.
Titik api kebakaran berasal dari bagian belakang tempat ruang mesin berada.
Lalu menjalar ke arah depan.
Asap dari kebakaran kapal, mengepul tinggi ke angkasa.
Hingga terlihat jelas dari dekat pelabuhan Jembatan Tinggi Pulo Sarok.
Untuk memastikan, Serambinews.com bersama personel Polsek Singkil, menuju lokasi menggunakan speedboat.
Butuh waktu sekitar 20 menit menuju ke dekat lokasi melalui sungai.
Setelah itu, berjalan kaki sekitar 10 menit menuju lokasi.
Awalnya, kapal terdampar dekat dengan laut.
Sehingga terlihat jelas ketika melintas dalam pelayaran Singkil-Pulau Banyak dan sebaliknya.
Seiring berjalan waktu, sekeliling kapal ditumbuhi cemara.
Kondisi itu menyebabkan, kapal tak terlihat dari kejauh.
Saat terbakar pun, dari kejauhan hanya terlihat asapnya ke langit. (*)
• VIDEO - Rekaman CCTV Pembantu Rumah Tangga Masukkan Masker ke Dalam Celana
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/km-inka-mina-diduga-dibakar-otk-di-pinggir-laut-dekat-muara-sungai-singkil.jpg)