Jumat, 1 Mei 2026

Lifestyle

Tujuh Efek Mengejutkan Akibat Stres, Salah Satunya Dorongan Seksual Menurun

Stres adalah reaksi wajar dari tubuh yang bisa dialami oleh semua orang kapan saja, saat dihadapkan pada situasi yang membuat mereka tertekan.

Tayang:
Penulis: Yeni Hardika | Editor: Mursal Ismail

Stres adalah reaksi wajar dari tubuh yang bisa dialami oleh semua orang kapan saja, saat dihadapkan pada situasi yang membuat mereka tertekan.

SERAMBINEWS.COM - Siapapun pasti pernah mengalami stres.

Stres adalah reaksi wajar dari tubuh yang bisa dialami oleh semua orang kapan saja, saat dihadapkan pada situasi yang membuat mereka tertekan.

Reaksi tubuh satu ini terkadang memang sulit dihindari.

Ternyata, stres dapat memberi efek samping mengejutkan yang mungkin sebelumnya tidak Anda sadari.

Salah satunya adalah menurunkan dorongan seksual.

Berikut adalah 7 efek samping mengejutkan lainnya yang timbul akibat stres yang dilansir dari Livestrong.

Jangan Salah Memoles Wajah, Ini 13 Tips Make Up Bagi yang Kulitnya Kering

1. Pelupa

Jika kamu merasa kesulitan untuk fokus, stres mungkin penyebabnya, kata Rosalind S. Dorlen, PsyD, seorang psikolog klinis yang bermarkas di New Jersey dan anggota departemen psikiatri di Overlook Medical Center.

Menurut Harvard Health Publishing, stres atau cemas yang timbul memang dapat menghalangi perhatian dan kemampuan untuk mengingat atau bahkan menyimpan ingatan baru.

Faktanya, sebuah studi pada November 2018 di Neurology menunjukkan bahwa orang dewasa dengan tingkat kortisol yang lebih tinggi (hormon stres) menunjukkan gangguan memori dan volume otak yang lebih rendah.

2. Masalah Kulit

Dorlen juga menyampaikan, reaksi kulit seperti gatal-gatal, virus exanthem (ruam kulit yang pecah), jerawat dan luka dingin sepertinya menjadi contoh contoh kerusakan tambahan yang dialami orang di bawah periode stres yang ekstrim.

"Stres menyebabkan tubuh kita membuat hormon seperti kortisol dan epinefrin, yang mengaktifkan kelenjar kulit untuk menghasilkan sifat berminyak, yang dapat menjadi faktor penyebab jerawat dan kondisi terkait kulit lainnya," kata Dorlen.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved