Minggu, 12 April 2026

Nova Ingatkan Karyawan Bank Aceh Patuhi Protokol Kesehatan

Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Aceh, Ir Nova Iriansyah MT, mengingatkan seluruh karyawan Bank Aceh Syariah (BAS) untuk konsisten dan disiplin

Editor: bakri
Foto Humas Pemerintah Aceh
Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah memberikan salam kepada Direktur Utama Bank Aceh Syariah, Haizir Sulaiman dan jajaran pimpinan lainnya dalam acara HUT Ke-47 Bank Aceh di Kantor Pusat Bank Aceh, Kamis (6/8/2020). 

* BAS Komit Jadi Penyangga Ekonomi Daerah

BANDA ACEH - Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Aceh, Ir Nova Iriansyah MT, mengingatkan seluruh karyawan Bank Aceh Syariah (BAS) untuk konsisten dan disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Langkah itu, kata Nova, harus diterapkan di lingkungan kerja, keluarga, dan masyarakat. Hal tersebut ditegaskan Plt Gubernur Aceh mengingat jumlah korban yang terpapar dan terinfeksi langsung maupun yang terdampak secara sosial dan ekonomi akibat pandemi terus meningkat dan memprihatinkan.

“Marilah sama-sama kita patuhi protokol kesehatan agar mampu bertahan di tengah pandemi ini serta  bisa terus meningkatkan kinerja dan peran secara optimal. Saya ingatkan sekali lagi seluruh karyawan Bank Aceh agar disiplin mengingat bank adalah institusi vital yang tidak boleh berhenti aktivitasnya. Sebab, hal itu bisa menghentikan semua sendi perekonomian di Aceh,” ungkap Nova dalam sambutannya saat memimpin upacara peringatan HUT Ke-47 Bank Aceh, di Kantor Pusat Bank Aceh Syariah, kawasan Batoh, Banda Aceh, Kamis (6/8/2020) pagi.

Kegiatan itu juga dihadiri Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman, Direktur Utama PT Bank Aceh Syariah, Haizir Sulaiman, serta para direksi, komisaris, mantan direktur, dan karyawan Bank Aceh Syariah.

Pada kesempatan itu, Nova juga meminta pimpinan Bank Aceh Syariah memberikan sanksi tegas terhadap karyawan, staf, atau jajaran pimpinan yang tak disiplin menjalankan physical distancing atau social distancing. “Hindari kumpul-kumpul, dan kalau ada pertemuan yang harus dilakukan maka laksanakanlah secara online. Hindari semua pertemuan secara offline. Pemerintah Aceh juga mewajibkan semua aparatur mengikuti protokol kesehatan secara disiplin dan konsisten,” imbuhnya.

Nova kembali menekankan, lembaga keuangan khususnya bank harus menjadi yang terdepan dalam menjalankan protokol kesehatan Covid-19. Ia juga menyampaikan, Bank Aceh Syariah harus terus membangun sinergi dengan seluruh stakeholder guna mendukung pertumbuhan  ekonomi daerah, terutama sektor-sektor produktif.

Plt Gubernur menambahkan, Bank Aceh Syariah tentu juga harus memiliki komitmen yang kuat  dalam membina hubungan industrial dengan lingkungan usaha melalui kegiatan-kegiatan sosial kemasyarakatan. Satu di antaranya, sebut Nova, melalui Program Bank Aceh Syariah Peduli, serta berperan aktif dalam menghadapi dampak pandemik dan memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19.

Di akhir sambutannya, Nova menyebutkan, hingga Juni 2020 total aset Bank Aceh mencapai Rp 24 triliun, dan dana simpanan pihak ketiga mencapai Rp 21 triliun. “Sementara pembiayaan yang disalurkan mencapai Rp 15 triliun, dan deviden tahun 2019 yang dibagikan sebagai kontribusi pendapatan asli daerah sebesar Rp 265 miliar,” pungkas Nova Iriansyah.

Penyangga ekonomi daerah

Direktur Dana dan Jasa Bank Aceh Syariah, Amal Hasan, menyampaikan, bank tersebut tetap komit dan konsisten untuk menjadi penyangga ekonomi daerah serta mendorong pertumbuhan dunia usaha dalam rangka mensejahterakan masyarakat Aceh. “Komitmen dan konsistensi ini terlihat dari pencapaian dan pertumbuhan kinerja Bank Aceh Syariah yang menunjukkan tren positif dan kita memberikan kontribusi nyata untuk masyarakat dan pemerintah,” katanya Amal Hasan, menjawab wartawan, seusai upacara tersebut.

Bank Aceh Syariah, menurutnya, juga akan terus berinovasi melakukan terobosan-terobosan untuk menjawab kebutuhan dan tantangan di tengah pandemi ini menuju layanan yang berbasis digital banking.

Terkait mekanisme operasional bank dalam masa Covid-19, Direktur Operasional Bank Aceh Syariah, Lazuardi, menambahkan, Bank Aceh Syariah tetap mengacu pada standar operasional prosedur (SOP). Karena itu, menurut Lazuardi, pihaknya sudah mengintruksikan kepada semua cabang Bank Aceh Syariah di seluruh Aceh untuk benar-benar disiplin menerapkan protokol kesehatan sesuai petunjuk dan arahan Gubernur Aceh.

“Prosedur masuk ke tempat pelayanan diperketat. Sebelum masuk ke kantor Bank Aceh Syariah, nasabah diwajibkan memakai masker, mencuci tangan, dan duduk tempat yang sudah diatur jaraknya. Kedisiplinan juga tekankan kepada karyawan. Seperti biasa, saat memberikan layanan kepada masyarakat, mereka tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19,” demikian Lazuardi.

Sementara Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman, menaruh harapan besar kepada Bank Aceh Syariah agar dapat memberikan kontribusi terbaik kepada masyarakat, terutama dalam menghidupkan dunia usaha di tengah masa pandemi. “Peran bank dengan memberikan berbagai kemudahan sangat dibutuhkan oleh dunia usaha yang saat ini sedang down akibat Covid-19. Kami yakin Bank Aceh Syariah dapat melakukannya, apalagi bank ini sekarang sedang tumbuh dan berkembang pesat,” katanya. (una)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved