Breaking News:

Luar Negeri

Dituduh Selingkuh, Istri Dihukum Paksa Gendong Suaminya Keliling Desa, Sang Suami Akhirnya Ditangkap

Ia dipermalukan dan diarak di depan umum, sebagai hukuman karena dicurigai melakukan perselingkuhan dengan pria lain.

TWITTER/@NIMS_AHUJA
Tangkapan layar - Seorang wanita terlihat dipaksa menggendong suaminya di bahu, sementara kerumunan laki-laki dan anak-anak membuntuti si wanita. 

SERAMBINEWS.COM - Seorang wanita di Madhya Pradesh, India, diduga dipaksa untuk menggendong suaminya.

Ia dipermalukan dan diarak di depan umum, sebagai hukuman karena dicurigai melakukan perselingkuhan dengan pria lain.

Insiden itu terjadi di sebuah desa di distrik Jhabua, Madhya Pradesh, India, telah membuat warganet India menjadi berang.

Sebuah video berdurasi 1 menit 12 detik beredar luas di media sosial sejak Kamis (30/7/2020) lalu.

Seorang pengunggah di akun Twitter @Nims_Ahuja memperlihatkan seorang wanita menggendong suami dipundaknya di depan penduduk desa.

Sejumlah pria terlihat memegang sebilah batang kayu sambil membuntuti si wanita yang menahan beban si suami di pundaknya.

Banyak warganet yang mempertanyakan tentang hukuman adat dan kejam seperti itu yang masih ada di abad ke-21.

Emosi karena Cemburu, Istri Tua Robohkan Rumah Istri Muda Pakai Eskavator, Jadi Tontonan Warga

​​Pergoki Suami Selingkuh, Istri Sah Ngamuk dan Hantam Kepala Pelakor Pakai Toples sampai Pecah

Berkedok Pijat Refleksi, Pria Ini Jual Istri ke Pria Hidung Belang di FB, Layani Kencan Bertiga

"Seorang wanita dipermalukan, dipaksa untuk menggendong suami, dan berjalan saat penduduk desa merekam video. Mengapa? Karena suaminya mencurigainya berselingkuh,” tulis keterangan video itu.

Melansir dari Gulf News, Sabtu (8/8/2020), dalam video tersebut, seorang wanita terlihat dipaksa menggendong suaminya di bahu, sementara kerumunan laki-laki dan anak-anak  membuntuti si wanita.

Video tersebut juga menunjukkan ketika si wanita itu berjuang untuk berjalan sambil menggendong suaminya, dia dipukuli dengan tongkat dan dipaksa untuk melakukannya.

Halaman
12
Penulis: Agus Ramadhan
Editor: Safriadi Syahbuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved