Breaking News:

Berita Aceh Utara

Ini Jawaban Pemkab Aceh Utara Soal Tunggakan Listrik yang Mencapai Rp 1,2 Miliar

Jika dengan anggaran APBK-P 2020 tidak cukup, maka pembayaran tunggakan tersebut akan dilanjutkan melalui APBK 2021.

Penulis: Jafaruddin | Editor: Taufik Hidayat
For Serambinews.com
Pelaksana Tugas Sekda Aceh Utara Ir Risawam Bentara MT 

Laporan Jafaruddin | Aceh Utara

SERAMBINEWS.COM, LHOKSUKON – Pemerintah Kabupaten Aceh Utara akan membayar tunggakan tagihan rekening listrik PT PLN segera setelah dilakukan perubahan anggaran APBK tahun 2020.

 Jika dengan anggaran APBK-P 2020 tidak cukup, maka pembayaran tunggakan tersebut akan dilanjutkan melalui APBK 2021.

Hal tersebut sudah dibicarakan dengan para manager dan supervisor PT PLN UP3 Lhokseumawe dalam suatu rapat pada akhir Juni 2020 lalu.

Dalam rapat tersebut Pemkab Aceh Utara menegaskan dan berkomitmen menyelesaikan semua tunggakan tagihan tersebut.

“tunggakan Penerangan Jalan Umum) maupun tagihan rekening listrik kantor Bupati,” ujar Plt Sekda Aceh Utara Ir Risawan Bentara MT kepada Serambinews.com dalam siaran pers yang diterima, Sabtu (8/8/2020).

Risawan menyebutkan pihaknya tidak menampik adanya tunggakan tagihan listrik tersebut. Bahkan sudah diprediksi sebelumnya, sehingga pada akhir Juni lalu Pemkab Aceh Utara langsung menggelar rapat dengan pihak manajemen PT PLN Lhokseumawe.

“Sudah ada item-item kesepakatan yang telah dicapai, misalnya pembayaran akan dilakukan secepatnya setelah perubahan Qanun APBK 2020. InsyaAllah Qanun bisa selesai pada September nanti,” kata Risawan.

Ditambahkan Risawan, sangat tidak mungkin Pemkab Aceh Utara abai terhadap tunggakan tersebut. Sebab kebutuhan listrik sangat vital bagi keberlangsungan operasional kantor-kantor pemerintah. Beberapa saat saja jika listrik mati, maka layanan perkantoran langsung lumpuh.

“Sebab itu, kami sangat apresiasi atas kinerja manajemen PT PLN Lhokseumawe selama ini yang telah membantu keberlangsungan operasional kantor-kantor pemerintah di Aceh Utara melalui ketersediaan listrik yang memadai,” ungkap Risawan.

Lebih lanjut Risawan menyebutkan, terkait dengan tunggakan tersebut, pihaknya telah komitmen pada manager PT PLN Lhokseumawe bahwa tagihan tersebut akan dilunasi secepatnya setelah dilakukan perubahan anggaran APBK tahun 2020.

“Kita berharap pihak PLN bisa memberikan kelonggaran waktu untuk kita melunasinya, jikapun pada APBK-P tidak tercover semuanya, maka akan kita lunasi lagi melalui APBK 2021,” tegas Risawan.

Tunggakan dan tagihan tersebut, antara lain pada Kantor Bupati Aceh Utara di Lhokseumawe, Kantor Bupati Aceh Utara di Landing, Rumah Sakit Pratama di Alue Muden Kecamatan Lhoksukon, Gudang Instalasi Farmasi Dinas Kesehatan, Kantor Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Aceh Utara, dan Kantor IPLT DLHK Aceh Utara.(*)

Masuk PT PLN, Peserta SKB Abdya Berkurang Menjadi 325 Orang

Pembakar BTS Telkomsel di Rikit Gaib Ternyata Mantan Penjaga Tower, Begini Kronologis Penangkapannya

Liga Champions Malam Ini Barcelona vs Napoli, Laga Wajib Menang Blaugrana di Stadion Camp Nou

Tidak Ingin Anak Berbohong? Ini 10 Tips Kiat Mendidik Anak untuk Bicara dan Bertindak Jujur

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved