Uptade Corona di Aceh Selatan
Kasus Positif Covid -19 di Aceh Selatan Bertambah Lima, 3 Perawat, 1 Dokter Spesialis & 1 Pasien
Hal tersebut terungkap dari hasil Lab saat yang bersangkutan melakukan pemeriksaan secara mandiri di Lab Unsyiah pada tanggal 5 Agustus 2020.
Penulis: Taufik Zass | Editor: Ansari Hasyim
Laporan Taufik Zass | Aceh Selatan
SERAMBINEWS.COM, TAPAKTUAN - Kasus Covid 19 di Kabupaten Aceh Selatan terus meningkat.
Sesuai informasi yang diterima Serambinews.com dari Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Selatan, Novi Rosmita MKes, Sabtu (8/8/2020), data terbaru yang masuk hasil swab bertambah empat orang lagi, yakni 3 orang perawat, 1 dokter spesialis dan 1 pasien yang sedang dirawat di RSUD-YA Tapaktuan.
"Total kasus akumulasi 27 orang positif virus covid -19," kata Novi Rosmita.
Sebelumnya, salah seorang dokter umum di Rumah Sakit Umum Daerah dr Yuliddin Away (RSUD-YA) Tapaktuan berinisial IR (27) juga dilaporkan terkonfirmasi positif Covid -19.
• Omzet Penjualan Bendera Merah Putih di Aceh Tamiang Turun Drastis Akibat Pandemi Covid-19
• Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19, Aceh Tamiang Pesan Seribu Unit Cartidge Swab
Hal tersebut terungkap dari hasil Lab saat yang bersangkutan melakukan pemeriksaan secara mandiri di Lab Unsyiah pada tanggal 5 Agustus 2020.
Saat dokter umum tersebut berstatus orang tanpa gejala (OTG) dan melakukan isolasi mandiri di rumahnya di Banda Aceh.
“Penambahan kasus baru positif 1 orang atas inisial IR (27 tahun), dokter umum di RSUD-YA. Hasil Lab berdasarkan pemeriksaan secara mandiri di Lab Unsyiah tanggal 5 Agustus 2020 dan saat ini status OTG dan melakukan isolasi mandiri di rumah Banda Aceh,” kata Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Selatan, Novi kepada Serambinews.com, Jumat (7/8/2020).
Menyangkut hal tersebut, tambah Novi Rosmita, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Propinsi Aceh untuk dilakukan tracking.
Sebelumnya, pada Rabu (5/8/2020) sekira pukul 10.00 WIB, seorang pasien yang dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah dr Yuliddin Away (RSUD) Tapaktuan meninggal dunia. Namun pasien ini tak dinyatakan positif virus Corona Covid-19.
"Yang meninggal ini masih belum keluar hasil swab-nya. Hasil rapid test non reaktif, cuma gejalanya mengarah ke situ," kata Direktur BLUD RSUD Yuliddin Away Tapaktuan, dr Erizaldi M Kes SpOg, saat dikonfirmasi, Rabu (5/8/2020).
Diungkapkanya, pasien yang meninggal dunia ini berinisial MJ dengan umur sekitar 70 tahun.
Kendati belum keluar hasil swab-nya namun pemakaman almarhum tetap sesuai protokol.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/novirosmitasemkes.jpg)