Lifestyle
Orangtua Harus Tahu! Begini Tips Selamatkan Anak dari Kecanduan Gadget atau Smartphone
Sebagai orang tua, sudah menjadi tanggung jawab Anda untuk mengajari anak-anak Anda cara yang benar dalam menggunakan teknologi, terutama smartphone.
Penulis: Firdha Ustin | Editor: Safriadi Syahbuddin
Biasanya, jika orangtua kecanduan smartphone, maka anak-anak juga akan mempelajari atau mengikuti hal yang sama.
SERAMBINEWS.COM – Dengan kemajuan teknologi, alat komunikasi mengalami revolusi.
Seseorang dapat terhubung dengan orang-orang yang duduk di berbagai penjuru dunia hanya dalam beberapa detik.
Namun meski membuat hidup kita nyaman, ada juga tantangan yang harus kita hadapi dengan datangnya teknologi.
Pengaruh teknologi begitu besar pada mereka yang tak pandai menggunakannya.
Dalam hal ini, anak-anak yang sangat rentan apalagi tidak ada pengawasan dari orang tua.
Bahkan anak-anak yang baru menginjak usia satu tahun terlihat sudah candu ke dalam smartphone.
Memang, teknologi pasti dapat memberikan manfaat bagi anak-anak dalam berbagai cara dan dapat membantu orang tua dalam menjaga anak-anak saat orang tua sibuk dalam beberapa pekerjaan lain.
• 9 Cara Minyak Kelapa Digunakan Untuk Kulit, dari Kecantikan Hingga Menyembuhkan Bekas Luka
Tapi teknologi juga dapat membahayakan anak-anak lho Moms.
Ketahuilah bahwa penggunaan teknologi yang berlebihan cenderung membahayakan diri mereka sendiri.
Selain membahayakan kesehatan khususnya mata, penggunaan teknologi berlebihan dapat membuat seorang menjadi anti-sosial.
Sebagai orang tua, sudah menjadi tanggung jawab Anda untuk mengajari anak-anak Anda cara yang benar dalam menggunakan teknologi, terutama smartphone.
Melansir dari Boldsky, Sabtu, (8/8/2020) berikut delapan cara untuk menghindarkan anak Anda dari kecanduan teknologi.
1. Tetapkan Aturan dan Pedoman
Untuk membuat anak-anak mengembangkan kebiasaan yang lebih baik dalam menggunakan internet atau teknologi lainnya, Anda dapat menetapkan beberapa pedoman dan aturan untuk mereka.
• Tak Banyak yang Tahu, Berikut 11 Cara Manfaatkan Susu Untuk Kecantikan dan Kulit Wajah Glowing
Misalnya, Anda dapat menentukan waktu di mana mereka diperbolehkan berinteraksi dengan teknologi atau bermain smartphone.
Sebagai orang tua, Anda perlu memahami bahwa ketika teknologi dan media tidak digunakan dengan cara yang tepat, hal-hal yang salah dapat terjadi dan pastinya akan membahayakan anak-anak.
2. Ketahui Kegiatannya di Internet
Jika berpikir memberi smartphone atau perangkat permainan video dapat membuat anak diam dan tidak mengganggu waktu bekerja Anda, itu kesalahan besar.
Tanpa Anda awasi, kemungkinan dengan sengaja atau tidak anak-anak dapat mengunjungi situs web yang tidak pantas.
Karena itu, Anda perlu memastikan dulu aktivitas anak-anak di internet.
Hanya dengan begitu, Anda dapat memandu penggunaan internet yang lebih baik dan sesuai.
3. Perhatikan Penggunaan Teknologi Anak Anda
Selain mengetahui apa yang dilakukan anak-anak melalui internet, perlu dipastikan apakah anak-anak Anda terlalu banyak berinteraksi dengan teknologi.
• 5 Manfaat Biji Wijen Hitam yang Tak Banyak Orang Tahu, Bagus untuk Kesehatan dan Kecantikan
Misal, jika anak Anda selalu sibuk menonton televisi, bermain game di laptop atau komputer, mendengarkan lagu melalui I-pod atau headphone atau terlalu obsesi dengan jam tangan pintar mereka.
Setelah melihat dari dekat bagaimana anak-anak memanfaatkan teknologi, Anda dapat memastikan bahwa mereka menggunakannya saat dibutuhkan dan menghindari penggunaan secara berlebihan.
4. Berpartisipasi Ketika Anak Berada di Depan Layar
Ketika Anda melihat anak-anak sedang menonton sesuatu di laptop, ponsel cerdas atau layar televisi, cobalah untuk berpartisipasi di dalamnya.
Kemungkinan anak-anak Anda akan menunjukkan ketidaksetujuan mereka atas hal ini.
Tetapi Anda dapat menjelaskan kepada mereka betapa baiknya menonton bersama-sama.
Menonton bersama dan bermain bersama dapat membantu Anda membangun ikatan dan mempelajari hal-hal baru.
Misalnya, jika Anda bermain video game dengan anak-anak, maka Anda akan memiliki sportif.
• Rahasia Teh Hijau bagi Kecantikan, Bantu Mengatasi Jerawat hingga Minyak Berlebih pada Kulit
Sementara itu, Anda juga dapat berbagi pengalaman hidup dengan mereka.
5. Libatkan Anak-anak ketika Anda Menggunakan Teknologi
Saat Anda sedang menggunakan teknologi bukan berarti tidak bisa berbicara dengan anak-anak.
Misalkan saat menonton pertunjukan di smartphone maka Anda dapat mengajukan beberapa pertanyaan terkait apa yang sedang ditonton.
Selain itu, ketika Anda melihat bahwa anak-anak sedang berinteraksi dengan teknologi.
Anda dapat memunculkan beberapa topik baru untuk didiskusikan dengan mereka, dengan demikian upaya mencegah mereka dari kecanduan teknologi akan terwujud.
6. Sadari Kecanduan Teknologi Diri Anda
Jika Anda terlalu kecanduan menggunakan khususnya smartphone dan sangat bergantung pada berbagai teknologi, maka anak-anak Anda akan mempelajari hal yang sama.
• Manfaat Daun Salam Untuk Kecantikan Kulit dan Rambut, Hilangkan Jerawat Hingga Kutu di Rambut
Untuk alasan itu, anak-anak meniru apa yang dilihat orang tuanya.
Karena itu, Anda harus menjadi contoh, panutan bagi anak-anak agar mereka memahami cara dan batasan penggunaan teknologi.
7. Biarkan Anak-Anak Tahu Kelebihan dan Kekurangan Teknologi
Penting bagi anak-anak memiliki informasi lengkap tentang gadget atau teknologi baru yang mereka gunakan atau akan gunakan.
Tanpa mengatakan hal yang sama, Anda tidak akan dapat membuat anak-anak mengikuti aturan dan pedoman yang telah ditetapkan.
Anda dapat menjelaskan tentang bagaimana akibat buruk penggunaan teknologi yang berlebihan.
Semisal bagi pengguna teknologi berlebihan dapat membuat penglihatan, kesehatan, dan studi mereka buruk.
Tetapi pastikan apa pun yang Anda katakan didukung dengan contoh dan fakta nyata.
• Rahasia, Daun Kelor untuk Kecantikan Wajah, Cegah Penuaan hingga Atasi Jerawat
Dengan cara ini anak-anak akan menanggapi kata-kata Anda dengan serius.
8. Dorong Mereka untuk Bersosialisasi dengan Orang
Terlepas dari semua ini, fokus Anda harus bisa mendorong anak-anak untuk bersosialisasi dengan orang-orang dan terlibat dalam permainan luar ruangan.
Untuk ini, Anda bisa memberi contoh para olahragawan dan atlet.
Anda dapat berbicara tentang bagaimana orang-orang ini mencapai kesuksesan melalui olahraga dan kegiatan di luar ruangan.
Mendorong mereka untuk terlibat dalam kegiatan sosial, Anda akan memberi mereka kesempatan untuk mengenal orang-orang dalam kehidupan nyata. (Serambinews.com/Firdha Ustin)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/anak-kecanduan-gadget.jpg)