Berita Aceh Barat
Pendulang Emas Jadi Sepi di Krueng Woyla, Khawatir Jadi Korban Longsor Susulan
Aktivitas mendulang emas di Daerah Aliran Sungai (DAS), Krueng Woyla, Desa Kuala Bhee, Kecamatan Woyla, Aceh Barat, sepi pada Sabtu (8/8/2020)
Penulis: Sadul Bahri | Editor: M Nur Pakar
Musibah yang terjadi di lokasi aktivitas penambangan emas tradisional itu menyebabkan salah satu warga meninggal dunia akibat tertimbun longsor.
Insiden terjadi di Desa Kuala Bhee, Jumat (7/8/2020) sekitar pukul 16.15 WIB.
Warga yang meninggal tersebut bernama Yusmalawati (45), warga Desa Seumantok, Kecamatan Woyla.
Dia dalam keseharian mendulang emas di daerah tersebut untuk menutupi kebutuhan ekonomi.
Peristiwa itu terjadi saat warga sedang mengindang emas di bawah tebing sungai.
Namun secara tiba-tiba tebing berupa tanah liat menimpa Yusmalawati, salah seorang pengindang emas tradisional.
Lantas, pendulang emas lainnya terkejut dan panik, sebab salah satu rekan mereka tertimbun tanah longsor.
Sehingga rekan korban mengabarkan kejadian itu ke warga lainnya di Desa Kuala Bhee dan dalam waktu lama, banyak warga mengevakuasi korban secara bersama-sama.
Korban setelah dievakuasi dibawa ke Puskesmas
“ Korban sudah dibawa pulang ke tempat asalnya di Desa Seumantok, Kecamatan Woyla untuk dikebumikan.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/korban-tanah-longsor-di-aceh-barat.jpg)